Kanal

TNI Bekerjasama Pemerintah Daerah Tingkatkan Sektor Pertanian

Tim BPK, TNI, Dinas Pertanian Sulut, dan DPKP turun meninjau lokasi cetak sawah - TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) bekerjasama semakin giat meningkatkan sektor pertanian untuk kesejahteraan masyarakat dalam menunjang program swasembada pangan.

Baca: Aturan Dandan Para Polwan, Make Up Sembarangan Kena Hukuman

Seperti yang diutarakan oleh Kepala Dinas Pertanian Ketahanan dan Peternakan (DPKP) Bolsel Sugeng Purwono, Jumat (7/8), di ruang kerjannya.

"Kemarin ada kunjungan tim rombongan BPK, Dinas Pertanian Sulut, dan Ditziad, ke Desa Biniha Timur Kecamatan Helumo dalam giat pemeriksaan percetakan sawah 2016 dan 2017," ujar Sugeng, sapaan akrabnya.

Tim BPK, TNI, Dinas Pertanian Sulut, dan DPKP turun meninjau lokasi cetak sawah (TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN)

Dari BPK diketuai oleh Win Susiwati, wakil ketua Hendra, tim teknis I Gusti, dan Supervisi Toni Siahaan.

Kemudian tim Ditziad mendatangkan Kol CZI Albertus Kisworo, Kol CZI Aris Prianto, Mayor CZI Rudi, dan Sekda Suratno.

Tim Dinas Peternakan Provinsi Sulut diwakili oleh Kepala Bidang PSP Berns Ringtemene, Kepala Seksi Lipi Heri Ralat, dan Stafnya Meidy.

Baca: Pemkab Bolsel Siap Rekrut CASN, Ini Kata Shandy Lamato

Sementara dari DPKP Bolsel dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DPKP Surachmad Sugeng Purwono, Kepala Seksi Lipi Wayan Adika, Kepala Bidang PSP Ronald Daun, dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Molibagu Koptu Rahmat Mando.

"Dalam kegiatan tersebut para petani diwawancarai apakah mendukung program cetak sawah baru dan semua mendukung," jelas Sugeng.

Baca: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Terhadap Harga Barang Elektronik di Bolsel

Selain itu tim menannyakan tingkat kepuasan petani atas percetakan sawah, apakah ada bantuan dari dinas pertanian sampai ke tangan mereka, apa harapan petani dengan program kerjasama TNI dan pemerintah provinsi serta daerah, kemudian pengalihan lahan cetak sawah.

"Pada intinya itu tujuan tim ke Bolsel dan semua petani menjawab puas dan senang kemudian bersedia lahan tetap dijadikan persawahan," ujar Sugeng.

Wahab, satu diantara petani yang ada mengaku sangat terbantu dengan program-program berbasis kemasyarakatan tersebut.

"Jadi dengan adannya cetak sawah, lahan tidur bisa difungsikan kembali untuk mendukung program swasembada pangan," terangnya. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Lampung

VIDEO John Kei, Sosok Pembunuh Sadis Penghuni Sel Khusus Nusakambangan yang Kini Bertobat

Berita Populer