Kanal

Sangihe-Sitaro Nihil Kasus Perdagangan Perempuan dan Anak

Kapolres Sangihe AKBP Sudung Napitu - Ist

Laporan Wartawan Tribun Manado Jhonly Kaletuang

TAHUNA, TRIBUNMANADO.CO.ID - Perdagangan perempuan dan anak telah menjadi masalah internasional karena telah merendahkan harkat dan martabat perempuan dan anak, yang merupakan hak asasi manusia yang sangat fundamental sifatnya.

Bahkan, sampai saat ini dibeberapa tempat masih dijumpai kasus tersebut.

Berbeda dengan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Sitaro, sesuai dengan data dari Polres Kepulauan Sangihe dalam berapa tahun terakhir tidak ditemukan Human Trafficking.

Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Sangihe AKBP Sudung Napitu melalui Kasat Reskrim Iptu Denny Tampenawas, mengatakan dua kabupaten yang masuk dalam hukum polres kepulauan Sangihe tidak ada kasus tersebut.

"Jejauh ini nihil kasus tersebut," terang Tampenawas, Rabu (5/8).

Meskipun tidak ada kasus dalam kurung waktu berapa tahun terakhir, pihaknya terus melakukan pengawasan, penjagaan, disetiap titik yang dapat menjadi penyebab terjadinya kasus traficking.

"Semoga kedepan tidak ada kasus tersebut, karena sejauh ini masyarakat masih menjungjung tinggi norma, adat istiadat yang ada," kuncinya.

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado

Sebelum Tewas, Anak Korban Pembunuhan di Bekasi Tulis Surat: Mama Papa Maafin Kakak Sudah Buat Marah

Berita Populer