Kanal

OMK Maumbi Tuguran di Depan Salib dan Obor Yubileum Tingkat Kevikepan Tonsea

Suasana Misa di Maumbi - TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Orang Muda Katolik (OMK) Santo Fransiskus Xaverius Maumbi mendapatkan giliran tuguran (berjaga) dari pukul 24.00 sampai pukul 06.00 pagi, Rabu (5/9/2018) di depan Salib dan obor Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado tingkat Kevikepan Tonsea. Mereka di depan salib.

OMK Maumbi mendapat giliran paling akhir. Sebelumnya wilayah-wilayah rohani yang berdoa di depan salib.

Baca: Hari Ini, Final Kejuaraan Futsal Piala Dekan Fakultas Hukum Unsrat

Salib dan obor itu tiba di Maumbi dari pusat paroki Watutumou, Selasa (4/9/2018) malam. Salib dan obor itu diterima di batas desa, Koya.

Sebelumnya diketahui, salib dan obor itu keliling paroki-paroki di Kevikepan Tonsea. Itu menjadi bagian perayaan Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali, tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado tingkat Kevikepan Tonsea.

Pastor Yonas Atjas yang memimpin misa saat salib sudah berada di gereja Katolik Maumbi mengatakan Tuhan bersedih jika anak-anak-Nya tidak mendengar-Nya. Mendengar sabda-Nya merupakan bagian dari renungan Bulan Kitab Suci di September.

Baca: Polsek Miangas Gandeng TNI Patroli di Perbatasan

"Paulus juga meminta sikap mendengarkan dia. Tidak ada yang lebih tinggi dari kehidupan Kristus," katanya.

Ia mengatakan salib tetap pada akhir jaman. Salib tidak pernah goyah.

"Salib tetap ada pada kehidupan Kristus. Tiada kasih yang besar dari kasih seorang yang menyerahkan nyawa bagi sahabat-sahabat-Nya," ujarnya.

Baca: Inilah Sejarah Katolik Masuk Kembali di Wilayah Keuskupan Manado 150 Tahun Lalu

Penulis: David_Manewus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer