Kanal

‎Kasim Sebut Pembangunan Billboard di Tengah Jalan Harus Ada Izin, Sekda Mitra Janji Bakal Hentikan

Kondisi terkini pembangunan papan reklame 'raksasa' di tengah jalan utama Ratahan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, menuai sorotan dari berbagai elemen pemerintah dan masyarakat. - TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Keberadaan pengerjaan papan reklame berukuran 'raksasa' di tengah ruas jalan utama Ratahan, Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, terus menuai polemik.

Kasim Malalonto, pemerhati kebijakan pemerintah, politik dan kemasyarakatan Minahasa Tenggara (Mitra) menilai semua yang berhubungan dengan papan reklame baik itu pendirian atau pembuatan, berisi iklan produk sampai bersifat profil sosok atau figur politik ada prosedurnya.

"Harus mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dari instansi teknis, karena ini erat kaitannya dengan uang yang akan menjadi pendapatan daerah," ujar Kasim kepada TribunManado.co.id, Kamis (30/08/2018).

Jika benar belum mengantongi izin terhadap objek pembangunan papan reklame itu, Kasim mendesak agar pihak terkait dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu serta Satpol PP untuk bertindak tegas.

"Tertibkan itu atau hentikan pengerjaan, urus izin dulu baru bisa melanjutkan pembangunan," tegasnya.

Lanjutnya, jika dari pihak terkait mengaku sudah mengantongi izin masyarakat dan publik wajib mengetahui pasti kebenaran izin yang dikeluarkan, harus ada transparan karena menyangkut pendapatan alias uang.

"Kalau sudah ada izin kami pertanyaan dan minta diperlihatkan mana izinya, karena sekarang sudah ada undang-undnag keterbukaan publik memberi ruang untuk disampaikan kepada publik," tandasnya.

Robby Ngongoloy, Sekretaris Daerah (sekda) Mitra, bakal mengambil tindakan tegas terhadap pembuatan papan reklame 'raksasa' di tengah ruas jalan utama Ratahan‎ karena belum mengantongi IMB.

"Kalau tidak ada (izin) otomatis kami akan hentikan, yang pasti harus mengacu pada aturan‎ di luar aturan saya akan mengambil sikap tegas,"‎ tegas Ngongoloy.

Pihaknya berjanji akan melakukan koordinasi langsung dengan instansi terkait dalam hal ini ‎Dinas penanaman modal dan pelayanan satu pintu Kabupaten Minahasa Tenggara, karena mereka merupakan instansi teknis dan sudah ada pendelegasian menyangkut perizinan.

Menyangkut segala macam perizinan yang ada di Mitra, pihaknya berharap ada koordinasi.

"Nanti kami juga akan mengecek secara langsung sudah sejauh mana perkembangan pembangunan papa reklame," janji sekda.

‎Ditempat terpisah kepada dinas penanaman modal dan perizinan terpadu satu pintu Mitra, Frits Mokorimban memastikan pembuatan papan reklame itu belum mengantongi izin.

"Memang belum ada izin, dan kami akan cek itu secepatnya. Seharusnya sesuai aturan pihak pengembang melaporkan dan mengurus izin sebelum pengerjaan," jelas Frits.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer