Kanal

TNI-Polri Sita 47 Sajam dari Pendemo di Depan KPU Talaud

Masyarakat Talaud berdemo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud, Rabu (4/7/2018). -

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kericuhan terjadi ketika sekelompok masyarakat Talaud berdemo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud.

Pendemo yang menuntut agar proses pleno di KPU Talaud dibatalkan ini tiba-tiba melemparkan bom molotov ke arah kantor KPU.

Akibat tindakan tersebut polisi dan TNI lalu berupaya menertibkan para pendemo yang sudah bersifat anarkis tersebut.

Menurut Kapolres Talaud AKBP Denny Situmorang ketika hendak ditertibkan, para pendemo menolak dan terjadi saling lempar.

"Tapi upaya pembubaran tetap dilaksanakan, dan kami berhasil menyita 47 senjata tajam (Sajam) dengan berbagai jenis," kata dia, Rabu (4/7/2018).

Mulai dari parang, samurai, suriken, bensin, dan bom molotov berhasil diamankan oleh petugas.

"Ada juga masyarakat yang terluka akibat terkena peluru karet, tapi hanya satu orang, lainnya terluka karena pecahan bom molotov yang dilemparkan pendemo," ujarnya.

 Situmorang menegaskan jika pihaknya sudah melakukan penjagaan sesuai prosedur.

"Mereka sudah anarkis jadi harus ditindaktegas. anggota kami juga ada dua orang yang terluka terkena lemparan batu," bebernya.

Ia meminta agar masyarakat bisa lebih menahan diri dan tidak melakukan hal-hal yang anarkis.

"Hormati hukum yang berlaku, karena kalau sampai merusak fasilitas umum pastinya kami tindak tegas," tandasnya. 

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado

Wanita Tewas Dalam Lemari Pernah Unggah Foto Bersama Pelaku, Sempat Usir dari Kos sebelum Dibunuh

Berita Populer