Kanal

Mantan TKI Asal Kiawa Pamerkan Kreativitas Usaha Bernilai Jual di Mantos 2

Aksesori yang diproduksi TKI Kamang Kiawa. - TRIBUN MANADO/CHINTYA RANTUNG

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sisip ikan menjadi bahan dasar untuk membentuk aksesori yang bisa bernilai dan menghasilkan.

Itulah yang dilakukan kelompok Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Kiawa Kecamatan Kawangkoaan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Sejak tidak bekerja sebagai TKI, mereka berinisiatif membentuk satu kelompok usaha yang dinamakan TKI Kamang Kiawa.

Mereka beranggotakan 24 orang.

Mereka juga mengeluarkan segela kreativitas yang dimiliki.

Beberapa aksesori seperti kalung, gelang, bros, anting, bando, sandal, dan pot bunga.

Semuanya itu berbahan dasar sisip ikan.

Harganya dibanderol mulai dari Rp 30 hingga 70 ribu.

Rivone Tampanguma selaku  ketua kelompok kepada TribunManado.co.id, Kamis (19/4/2018), saat ditemui di pameran Mantos Dua, Manado, Sulut, mengatakan, mereka bekerja sama dengan Badan Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) untuk memperlihatkan kepada masyarakat dengan usaha mereka.

"Semua hanya karena insiatif dan keterampilan serta kerja tim kami para eks TKI untuk menghasilkan uang dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar," katanya.(Tribunmanado.co.id/Chintya Rantung)

Penulis: Chintya Rantung
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado

Warga Gerebek Guru Honorer Asal Madura yang Cabuli Siswi SMP di Dalam Mobil, Awal Kenalan di Medsos

Berita Populer