Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Ada Conte di Inter Milan, Serie A Musim Ini Masihkah Milik Juventus?

Musim 2018-2019, Si Nyonya Tua berhasil meraih scudettose setelah unggul 11 poin dari pesaing terdekat mereka, Napoli.

Penulis: Reporter Online | Editor: Rizali Posumah
TWITTER.COM/JUVENTUSFC
Ronaldo Selebrasi Juara Juventus saat rengkuh Scudetto ke-37 di Alianz Stadium, Turin 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selama 8 musim terakhir, Juventus telah mondominasi Liga Italia. 

Musim 2018-2019, Si Nyonya Tua berhasil meraih scudettose setelah unggul 11 poin dari pesaing terdekat mereka, Napoli.

Perekrutan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada musim panas 2018, disebut-sebut semakin memperkuat skuat Juventus.

Musim debut Ronaldo bersama Juventus pun terbilang impresif lewat torehan 28 gol di semua ajang kompetitif.

Pada bursa transfer musim panas ini, Juventus terus mengupgrade kekuatannya dengan kedatangan sejumlah pemain papan atas Eropa.

Mereka baru saja mendapatkan Aaron Ramsey, Adrien Rabiot, dan Gianluigi Buffon dengan status bebas transfer. 

Ditambah Matthijs de Ligt, bek muda asal Ajax yang cukup potensial, Juventus diyakini bakal makin menggila di Serie A musim ini.

Kehebatan de Ligt, sudah gencar di perbincankan di jagad sepak bola dunia.

Dia sempat membawa Ajax ke semifinal Liga Champions pada musim 2018-19, meski pada akhirnya disingkirkan Tottenham Hotspur. 

Di bawah asuhan pelatih yang baru, Maurizio Sarri, Juventus kemungkinan akan mendapat jurus-jurus baru hasil racikan Sarri. 

Meski Sarri masih diragukan oleh para pengamat Sepak Bola mampu membawa Juventus kembali berjaya, namun jangan lupa Sarri turut membawa Chelsea meraih trofi bergengsi.

Dibawa Sarri Chelsea sukses memenangi Liga Europa dengan skor 4-1 atas Arsenal pada partai final, Rabu 29 Mei di Baku Olympics Stadium, Azerbaijan.

Peracik strategi berumur 60 tahun itu pun juga mencatat rekor 39 kemenangan dalam 63 laga (61,9 persen) dengan The Blues.

Raihan tersebut cuma kalah dari Jose Mourinho yang mengukir 42 kemenangan dari 59 laga (71,28 persen) pada musim perdana menangani Chelsea, 2004-2005.

Baca: Pernah Tampil Seksi, Ini Kisah Gadis Ring MMA Yang Kini Mantap Berhijab

Baca: Arie Untung Bahas Soal Ikan Asin: Kisah Pansos dan Demi Gaya Hidup Diluar Kemampuannya

Baca: Deretan Atlet Indonesia yang Kini Menekuni Seni Peran dan Sukses Sebagai Artis

Yang akan menjadi pesaing berat Sarri di Liga Italia selain Napoli, adalah Antonio Conte. Antonio Conte didapuk sebagai pengganti Luciano Spalletti di kursi kepelatihan Inter Milan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved