Konsultasi Puasa

Menghisap Vape atau Shisha Saat Berpuasa, Bagaimana Hukumnya, Ya?

Bagaimana hukumnya menghisap rokok, vape, shisha saat puasa? Apakah membatalkan? Simak ulasannya!

Menghisap Vape atau Shisha Saat Berpuasa, Bagaimana Hukumnya, Ya?
THE STAR
Ilustrasi 

Bagaimana hukumnya menghisap rokok, vape, shisha saat puasa? Apakah membatalkan? Simak ulasannya!

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hukum merokok saat puasa masih menjadi tanda tanya bagi beberapa orang.

Tribunnews.com menghimpun artikel dari NU Online, merokok pada intinya dapat membatalkan puasa.

Lantas bagaimana dengan menghisap vape atau shisha?

Mengapa dan apa alasan merokok membatalkan puasa?

Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

NU Online menuliskan sejumlah informasi terkait merokok membatalkan puasa.

1. Menurut bahasa fiqih, sesuatu yang masuk ke dalam lubang tubuh yang terbuka dan dapat membatalkan puasa ini disebut sebagai ‘ain.

Syekh Zakariya al-Anshari menyebutkan dalam Fathul Wahhab, ‘ain ini adalah benda apa pun, baik makanan, minuman, atau obat (Lihat Syekh Zakariya Al-Anshari, Fathul Wahhab ‘ala Syarhi Manhajut Thullab, Beirut, Darul Fikr, 1994, juz 1, halaman 140).

Selain soal definisi dan pelaksanaan merokok itu sendiri, diskusi lebih lanjut seputar hukum merokok saat puasa juga berasal dari pertanyaan: apakah asap yang diisap dari rokok itu termasuk ‘ain?

2. Ulama mazhab Syafii bernama Syekh Sulaiman al-‘Ujaili menyebutkan dalam kitabnya Hasyiyatul Jamal:

Halaman
1234
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved