Konflik dengan Gajah, 200 Warga Tewas, Pemerintah Jual Hewan Ini ke Cina

200 orang tewas kurun lima tahun karen konflik dengan gajah di Zimbabwe. Pemerintah jual gajah ke Cina dan Dubai.

Konflik dengan Gajah, 200 Warga Tewas, Pemerintah Jual Hewan Ini ke Cina
wwf.org.uk
Ilustrasi Gajah 

200 orang tewas kurun lima tahun karen konflik dengan gajah di Zimbabwe. Pemerintah jual gajah ke Cina dan Dubai. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Pemerintah Zimbabwe dilaporkan telah menjual hampir 100 ekor gajah dari negaranya ke Chna dan Dubai selama enam tahun terakhir.

Dari hasil penjualan tersebut Zimbabwe telah memperoleh sebesar total 2,7 juta dollar AS atau sekitar Rp 38,9 miliar.

Menurut juru bicara Otoritas Pengelolaan Taman dan Margasatwa Zimbabwe, Tinashe Farawo, gajah-gajah tersebut dijual karena dianggap sudah terlalu banyak.

Gajah-gajah Zimbabwe telah memadati taman nasional, merambah permukiman warga, merusak tanaman, dan menimbulkan risiko bagi kehidupan manusia.

"Kami memiliki sekitar 84.000 gajah, jauh melebihi kapasitas pendukung yang hanya mampu menampung sekitar 50.000 ekor," ujar Farawo.

Dia membenarkan langkah penjualan hewan mamalia raksasa itu.

"Kami meyakini pada penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, sehingga kami menjual beberapa gajah untuk dapat mengurus sisanya," tambahnya.

Farawo mengatakan, sekitar 200 orang telah tewas dalam konflik manusia dengan hewan dalam jangka lima tahun terakhir.

Selain itu sekitar 7.000 hektare tanaman warga hancur oleh gajah.

Halaman
123
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved