Sains

Cekungan di Kutub Utara Retak, Bulan Menyusut dan Permukaanya Mengerut

NASA menyebut Bulan menyusut. Permukaan bulan mengerut. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Cekungan di Kutub Utara Retak, Bulan Menyusut dan Permukaanya Mengerut
Ilustrasi Bulan 

NASA menyebut bulan menyusut. Permukaan bulan mengerut. Mengapa hal ini bisa terjadi?

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bulan mengalami penyusutan yang membuat permukaan bulan berkerut dan hal ini karena guncangan gempa. 

Demikian analisis terbaru yang dikeluarkan Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA.

Analisis ini berdasarkan survei terhadap lebih dari 12.000 gambar.

Semua gambar itu menunjukkan bahwa cekungan bulan Mare Frigoris di dekat kutub utara Bulan retak dan bergeser.

Cekungan bulan Mare Frigoris adalah salah satu dari banyak cekungan luas yang diasumsikan sudah mati dari sudut pandang geologis.

Tak seperti Bumi, Bulan tidak memiliki lempeng tektonik.

Baca: Sang Ayah Siswi yang Tewas Ditabrak Heran Lihat Ambulans Bolak-balik, Edi Terisak Lihat Jasad Irene

Baca: Usai Pelajar Rayakan Kelulusan, Siswi SMK Dibonceng Pacar Tewas Tertabrak Tengah Malam

Baca: Heboh, Muda-Mudi Ini Buka Baju di Tempat Umum saat Bangunkan Sahur, Masyarakat Geram

Baca: TRAGIS! Suami Dibunuh Istri & Selingkuhannya Lantaran Hamili Perempuan Lain

Sebaliknya, aktivitas tektonik di bulan terjadi karena secara perlahan satelit Bumi itu kehilangan panas, sejak terbentuk 4,5 miliar tahun lalu.

Hal ini pada gilirannya membuat permukaan bulan berkerut, mirip anggur yang mengerut menjadi kismis.

Halaman
12
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved