Seleb
Penyanyi Que Sera Sera Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya
Doris Day merupakan aktris, penyanyi, bahkan aktivis kesejahteraan hewan yang mengawali kariernya sebagai penyanyi band besar tahun 1939.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pernah dengar lagu Que Sera Sera? Lagu ini dinyanyikan oleh penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat Doris Day dan James Stewart.
Lagu ini menerima Academy Award for Best Original Song tahun 1956.
Pada tahun 2008, lagu ini digunakan untuk iklan semen Holcim di Indonesia.
Kabar duka datang dari penyanyi legendaris, Doris Day.
Doris Day merupakan aktris, penyanyi, bahkan aktivis kesejahteraan hewan yang mengawali kariernya sebagai penyanyi band besar tahun 1939.
Pelantun tembang 'Que Sera Sera' ini meninggal dunia di usia 97 tahun.
Melansir dari USA Today, penyanyi serba bisa, aktris, bintang TV, dan aktivis hewan, meninggal Senin (13/5) pagi di usia 97 tahun di rumahnya di Carmel Valley, California.
"Day telah berada dalam kesehatan fisik yang sangat baik untuk usianya, sampai baru-baru ini mengidap kasus pneumonia yang serius, yang mengakibatkan kematiannya," Yayasan Hewan Doris Day mengumumkan dalam sebuah pernyataan.
Yayasan mengatakan Doris Day dikelilingi oleh teman dekat pada saat kematiannya.
Melansir dari Mayo Clinic, pneumonia adalah infeksi yang menyerang kantung udara di satu atau kedua paru-paru.
Kantung udara dapat terisi dengan cairan atau nanah (bahan purulen) yang menyebabkan batuk berdahak atau nanah, demam, kedinginan, dan sulit bernapas.
Tingkat pneumonia mulai dari yang ringan sampai yang mengancam jiwa.
Penyakit ini paling serius untuk bayi dan anak kecil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan yang lemah.
Baca: Syahrini Mengaku Bisa Keliling Dunia Meski Tak Jadi Penyanyi, Ternyata Ini Sumber Penghasilannya
Baca: Evelyn Nada Anjani Akui Kangen Sosok Aming, Begini Isi Doanya di Tanah Suci
Tanda dan gejala pneumonia bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung pada faktor-faktor seperti jenis kuman penyebab infeksi, dan usia, serta kesehatan secara keseluruhan.
Tanda-tanda dan gejala-gejala ringan seringkali mirip dengan gejala flu atau pilek, tetapi bertahan lebih lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/doris-day-1aasa.jpg)