Pilpres 2019

Sebut Prabowo Presiden, Direktur Charta Politika: Benar Presiden-presidenan

Priyo menyebut Prabowo Subianto dengan sebutan presiden dalam acara Mata Najwa edisi Usai Pemilu, Yunarto Wijaya berikan balasan soal itu.

Sebut Prabowo Presiden, Direktur Charta Politika: Benar Presiden-presidenan
Youtube/MataNajwaTrans7
Priyo Budi Santoso - Yunarto Wijaya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Ketua Umum BPN Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso memanggil Prabowo Subianto dengan sebutan presiden

Pernyataan Priyo Budi Santoso ini kemudian mendapat tanggapan cukup keras dari Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya

Perdebatan antara Priyo Budi Santoso dengan Yunarto Wijaya soal panggilan presiden pada Prabowo Subianto ini terjadi di acara Mata Najwa, Rabu (24/4/2019) malam

Najwa Shihab pembawa acara Mata Najwa meminta tanggapan Yunarto Wijaya soal pernyataan dari Eggi Sudjanan soal people power dan kecurangan dalam Pemilu 2019

Menurut Yunarto Wijaya, pernyataan Eggi Sudjana dan Amien Rais soal people power dan kecurangan Pemilu 2019 malah menjatuhkan kredibilitas Prabowo Subianto

"Saya agak sedih apa yang dilakukan menjatuhkan kredibilitas pak Prabowo yang saya percaya punya jiwa konstitusional, sangat percaya ada tahapan dalam demokrasi tetapi pernyataan seperti contoh Amien Rais tadi mengatakan ada empat Quick Count yang memenangkan Prabowo, itu data halusinasi, datanya tidak ada, " kata Yunarto Wijaya

Baca: Debat Usai Pemilu Mata Najwa Trans7 24/04/19, Prabowo Presiden, Hasto: Jangan Klaim Sepihak

"Kedua pak Prabowo harus dilantik, lembaga survei pasti salah," tambah Yunarto Wijaya

Yunarto Wijaya menyarankan agar pihak-pihak yang berada dekat Prabowo Subianto tidak menjerumuskan pak Prabowo lebih dalam lagi pada ungkapan dan pernyataan seperti demikian

"Saran saya jangan jerumuskan pak Prabowo terlalu dalam dalam ungkapan protes yang bukan kembang demokrasi itu hama demokrasi, " ucap Yunarto Wijaya

"Anda menuduh pihak tertentu tapi tidak pernah membuka datanya, anda melempar masalah tapi kemudian sembunyi, kalau itu terjadi terus menerus bukan hanya sulit dalam logika maju ke Mahkamah Konstitusi tapi ujungnya menjatuhkan kredibilitas pak Prabowo sendiri," jelas Yunarto Wijaya

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved