PBNU: Jangan Pernah Berkompromi dengan Politik Uang

Kepada seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat, Nahdlatul Ulama menghimbau agar tidak golput

PBNU: Jangan Pernah Berkompromi dengan Politik Uang
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Seluruh masyarakat Indonesia diimbau menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2019 dan tidk Golput. Hal ii diungkapkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj.

"Kepada seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat, Nahdlatul Ulama menghimbau agar tidak golput," kata Said dalam "Taushiyah Kebangsaan Nahdlatul Ulama Menyambut Pemilu Serentak 2019" di Gedung PBNU, Jakarta, Senin.

Dia mengajak pemilik suara agar menggunakan hak pilih dengan nalar dan nurani untuk memilih calon presiden dan wakil presiden serta calon-calon legislator yang memenuhi kriteria kenabian yaitu sidik, tabligh, amanah dan fatanah.

Nahdlatul Ulama, kata dia, memandang Pemilu sebagai mekanisme yang sah berdasarkan hukum negara dan agama untuk mengangkat serta membaharui mandat kepemimpinan politik.

Bagi para penyelenggara dan pengawas Pemilihan Umum agar menjamin penyelenggaraan Pemilu yang adil, jujur dan bersih demi mewujudkan demokrasi Indonesia yang bermartabat.

"Tindak dan jangan pernah berkompromi dengan politik uang yang terbukti merusak demokrasi dan menimbulkan cacat legitimasi," kata dia.

Jika merasa keberatan terhadap hasil Pemilu, kata dia, setiap pihak bisa menggunakan prosedur dan mekanisme konstitusional yang tersedia sebagaimana ketentuan peraturan yang berlaku

"Kesuksesan penyelenggaraan Pemilu tahun ini akan mengokohkan persepsi dunia bahwa Indonesia, yang mayoritas Muslim, dapat menyandingkan Islam dan demokrasi dalam satu tarikan nafas," kata dia. (*)

Editor: Charles Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved