Mohammed bin Salman: Indonesia Sangat Beruntung

pertemuan bilateral tersebut turut memperlihatkan apresiasi Raja Salman terhadap Indonesia atas kepemimpinan di dunia Islam.

Mohammed bin Salman: Indonesia Sangat Beruntung
Internet
Pangeran Mohammed bin Salman 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tak hanya disambut hangat Raja Salman, kedatangan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Arab Saudi juga disambut Putra Mahkota, Mohammed bin Salman ( MBS).

Dalam pertemuan di Istana Putra Mahkota Riyadh Minggu malam (14/4/2019) seperti dikutip Antara, MBS menyebut Jokowi sebagai sosok pemimpin yang maju.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut mendampingi Presiden Jokowi menjelaskan, pertemuan itu berlangsung dalam suasana yang cair dan penuh kehangatan.

Disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, MBS menghargai stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. "Indonesia dinilai beruntung mempunyai pemimpin yang jelas dan maju," ujar Bey.

Selain pertemuan, MBS juga menjamu Presiden Jokowi dalam acara makan malam. Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menggelar pertemuan dengan Raja Salman di istana pribadinya Al-Qasr Al-Khas pada sore hari selepas jamuan santap siang.
“Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat ke depan, kerja sama ekonomi akan terus ditingkatkan terutama di bidang energi dan pariwisata,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seusai pertemuan. Raja Salman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Indonesia di dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia," ucap Menlu Retno.

Dia menjelaskan, pertemuan bilateral tersebut turut memperlihatkan apresiasi Raja Salman terhadap Indonesia atas kepemimpinan di dunia Islam.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi kembali menambah kuota jemaah haji asal Indonesia sebesar 10.000 orang. Hal diungkapkan Wakil Menteri Luar Negeri M. Fachir saat dijumpai wartawan di Kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Senin (15/4/2019).

"Iya, kita kan sudah dapat 10.000," ujar Fachir. Dengan demikian, kuota jemaah haji asal Indonesia dari 221.000 jemaah, bertambah menjadi 231.000 jemaah.

"Untuk pengaturannya, nanti mungkin ada sendiri. Tapi yang penting, ini keputusan politik," ujar Fachir.

Diketahui, penambahan kuota haji, merupakan salah satu topik pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Putra Mahkota Kerajaan Saudi, Muhammad bin Salman, Minggu (14/4/2019) malam.

Dalam balutan jamuan santap malam bersama, Presiden yang bertandang ke Saudi juga dalam rangka umrah tersebut, membahas sejumlah hal bersama Putra Mahkota.

Hal yang dibahas mulai dari mengenai investasi dan kerja sama ekonomi hingga penambahan kembali kuota haji. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Arab Saudi sangat menghargai stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Indonesia dinilai beruntung memiliki pemimpin yang jelas dan maju," kata Retno sebagaimana dikutip dari siaran pers resmi. (*)

Editor: Charles Komaling
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved