Karangetang

Guguran Lava Karangetang ke Arah Batuawang dan Kahetang Terlihat, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya!

Guguran lava dari puncak kawah utama ke kali Batuawang dan Kahetang dengan jarak luncur sekitar 2000 meter terlihat di Gunung Karangetang.

Guguran Lava Karangetang ke Arah Batuawang dan Kahetang Terlihat, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya!
Istimewa
Aktivitas gunugn Karangetang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO - Guguran lava dari puncak kawah utama ke kali Batuawang dan Kahetang dengan jarak luncur sekitar 2000 meter terlihat di Gunung Karangetang, Senin (15/4).

Didi Wahyudi petugas pos PGA Karangetang menjelaskan pada pagi hari secara visual gunung terlihat asap kawah bertekanan sedang berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

"Asap kawah dua putih agak tebal tekanan gas sedang tinggi sekitar 150 meter," jelas dia.

Secara kegempaan tercatat guguran terjadi sekali dengan amplitudo 3 mm, durasi 105 detik. Hembusan terjadi 12 kali dengan amplitudo 2-7 mm, durasi 10-30 detik, hybrida sekali dengan amplitudo12 mm, S-P : 0 detik, durasi 25 detik, tektonik lokal sekali dengan amplitudo 52 mm, S-P : 5.5 detik, durasi 25 detik, dan tektonik jauh sekali terjadi dengan amplitudo 20 mm, S-P : 18 detik, durasi 55 detik, microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Sementara pada siang hari nampak asap kawah bertekanan kuat teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 150 m di atas puncak kawah. Juga asap kawah dua putih sedang tekanan gas sedang tinggi sekitar 50 meter.

Dari catatan kegempaan ada hembusan 12 kali, dengan amplitudo 1-8 mm, durasi : 15-40 detik, hybrid 7 kali dengan amplitudo 5-12 mm, S-P : 0 detik, durasi 15-20 detik, tektonik jauh sekali terjadi dengan amplitudo 16 mm, S-P : 25 detik, durasi 55 detik, dan microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Sementara pada sore hari nampak asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah dan asap kawah dua putih tipis tekanan gas sedang tinggi sekitar 150 meter.

"Guguran lava dari puncak kawah utama ke kali Batuawang dan Kahetang sesekali terjadi dengan jarak luncur sekitar 2000 meter," ujarnya.

Sementara untuk catatan kegempaan terjadi sekali guguran dengan amplitudo 3 mm, durasi 70 detik, hembusan tujuh kali dengan amplitudo 1-2 mm, durasi 20-30 detik, hybrid terjadi enam kali dengan amplitudo 3-5 mm, S-P : 0 detik, durasi 10-20 detik, tektonik jauh sekali dengan amplitudo
52 mm, S-P : 20 detik, durasi 75 detik, dan microtremor terekam dengan amplitudo 0.25 mm (dominan 0.25 mm).

Rekomendasi PVMBG Bandung belum berubah, warga masih tetap dilarang mendekati,  melakukan pendakian atau beraktivitas di dalam zona bahaya yaitu radius 2.5 km dari puncak kawah dua (Kawah Utara) dan kawah utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat-Baratlaut sejauh 3 km dan ke arah Baratlaut-Utara sejauh 4 km.

Warga yang berada di area Baratlaut-Utara dari Kawah Dua, di antaranya Kampung Niambangeng, Beba dan Batubulan agar dievakuasi ke tempat yang aman dari ancaman guguran lava atau awan panas guguran gunung Karangetang yaitu di luar zona bahaya.

Masyarakat tetap dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Bagi yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak gunung Karangetang agar meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (tribunmanado.co.id/Alpen Martinus)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved