Pemilu

Berdiri 10 Jam Jaga TPS WNI di KBRI Singapura, Kejanggalan Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Perwira Tinggi Polisi RI ini dipercayakan menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) di KBRI Singapura.

Berdiri 10 Jam Jaga TPS WNI di KBRI Singapura, Kejanggalan Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Istimewa
krishna murti 

Upload Foto Tersangka Pengaturan Skor, Krishna Murti: Ini Orang Tahu Banyak, tapi Bukanya Nyicil (Tribunnews.com)
Tampak kartu tanda pengenal yang tergantung di ikat pinggangnya.

Di belakang Krishna Murti terlihat kerumunan WNI yang antre ingin mencoblos.

"Undangannya dibuka, undangannya!" teriak Krishna Murti memperingatkan para WNI yang sudah siap dengan undangan masing-masing.

"Yang hamil! Yang hamil!" teriak Krishna Murti lagi.

Melalui caption unggahan itu, Krishna Murti bercerita bahwa sebagai seorang polisi, ia harus bertanggungjawab mengamankan jalannya Pemilu.

Maka dari itu Krishna Murti rela berdiri hingga 10 jam untuk menjaga TPS hingga situasi aman terkendali.

Krishna Murti rela berdiri 10 jam untuk menjaga TPS di Singapura. (Instagram/@krishnamurtibd91)
"Polisi ya polisi. Tugasnga ya tetap polisi. Berdiri 10 jam jagain puluhan ribu orang nyoblos.. 
Alhamdulillah aman. Tinggal tunggu nanti tanggal 17 April hari penghitungan suara disini.. #kmupdates Yang hamil yang hamil..," tulis Krishna Murti.

Baca: REVIEW: Episode 1 Game Of Thrones Season 8 (GoT 8 Eps 1 Recaps) Pemutaran Perdana Hari ini

Sebelumnya, Krishna Murti juga sempat mengabadikan antrean panjang para WNI.

Dalam unggahannya, tampak antrean panjang di bahu jalanan di Singapura.

WNI dari berbagai kalangan tampak mengantre dengan rapi demi memberikan suaranya.

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved