Darah dan Lendir

Siswa SMA Nyaris Perkosa Wanita 30 Tahun, Saat Diposisi Ini Korban Teriak hingga Dikejar Warga

Setelah itu, pelaku juga melepas celananya sendiri dan berusaha menindih tubuh korban sembari membungkam mulutnya.

Siswa SMA Nyaris Perkosa Wanita 30 Tahun, Saat Diposisi Ini Korban Teriak hingga Dikejar Warga
YOUTUBE
ilustrasi 

Siswa SMA Nyaris Perkosa Wanita 30 Tahun, Saat Diposisi Ini Korban Teriak hingga Dikejar Warga

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pelajar SMA berinisial YK (18), ditangkap warga Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jumat (12/4/2019) sore.

Siswa SMA di sekolah swasta di Salatiga itu ditangkap karena berusaha malakukan perbuatan tak senonoh terhadap wanita yang usianya lebih tua darinya.

Pemuda yang berdomisili di Mangunsari, Kecamatan Sidomukti ini diamankan lantaran berusaha memperkosa perempuan berinisial P (30) warga Dusun Gedad, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang di ladang sayur.

Tersangka dibawa ke Polsek Getasan demi keselamatan pelaku hingga kemudian pelajar bejat tersebut dalam proses pemeriksaan lebih lanjut digelandang ke Mapolres Semarang.

Kasubbag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono mengatakan pemeriksaan terhadap pelaku di Polsek Getasan ketika itu tidak memungkinkan.

Baca: (VIDEO) Bocah 5 Tahun Diperkosa dan Dibunuh, Pemuda Ini Kritis

Baca: 2 Gadis Kembar yang Diperkosa Ayah Tiri di Bolsel Alami Trauma dan Nyaris Bunuh Diri

Baca: Fakta Baru Gadis Kembar Diperkosa Ayah Tiri di Bolsel: Ibu Sudah Lama Tahu dan Minta Laporan Dicabut

Ini disebabkan warga sudah telanjut tersulut emosinya sehingga rawan chaos.

Iptu Budi Supraptono, kasus percobaan pemerkosaan tersebut bermula ketika korban sedang berada di Dusun Gedad, Desa Wates.

Saat berjalan di depan tempat pemakaman umum Dusun Gedad, sekira pukul 14.30 WIB korban dihampiri oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor Spacy dengan Nopol H-3725-YB.

"Selanjutnya korban bertanya kepada pelaku, ajeng teng pundi pak (mau kemana pak)? Dan pelaku menjawab dengan mengacungkan jari ke arah naik (Dusun Gedag)," terangnya kepada Tribunjateng.com, Sabtu (14/4/2019).

Halaman
12
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved