Olahraga

Mampu Ciptakan Ketegangan di Tim Lawan, Girls U26 Indonesia Juara di Bangkok

Penampilan luar biasa tim Girls U26 Indonesia ini mampu menimbulkan ketegangan di sisi pemain Shanghai Chenyil.

Mampu Ciptakan Ketegangan di Tim Lawan, Girls U26 Indonesia Juara di Bangkok
Istimewa
Girls U26 Indonesia Juara di Bangkok 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BANGKOK- Tim Girls U26 Indonesia berhasil meraih medali emas setelah brehasil kalahkan Shanghai Chenyil pada 3 segmen final, Rabu (10/4/2019), di Hotel Montien, Bangkok.

Penampilan luar biasa tim Girls U26 Indonesia ini mampu menimbulkan ketegangan di sisi pemain Shanghai Chenyil. Akibatnya, mereka membuat banyak kesalahan sehingga tim Girls Indonesia mampu meraih medali emas nomor Girls U26.

"Berkat keberhasilan ini, Indonesia mencatatkan diri sebagai peraih Xiang Huaicheng Cup, lambang supremasi kategori Girls U26 untuk kawasan Asia Pacifik. Nomor Girls U26 baru dipertandingkan mulai tahun 2013 dan China sudah 3 kali juara kemudian Thailand sekali dan sekarang Indonesia," terang Bert Toar Polii, selaku humas PB Gabsi.

Keberhasilan ini juga memupus harapan China mengulang suksesnya tahun 2017, ketika di event yang sama mereka meraih seluruh medali emas yang dipertandingkan.

Kali ini mereka meraih medali emas di Junior U26 setelah mengalahkan Singapura. Kemudian di Youngster U21 dengan mengalahkan Jepang dan di Kids U16 yang terjadi sesama China di final.

Menurut Tim Manager Pramudita Munandar, kemenangan tim Indonesia ini tidak lepas dari strategi yang diterapkan. Kemarin, kata dia, setelah selesai pertandingan babak penyisihan, para pemain diberi kesempatan untuk rileks. Bahkan bagi mereka yang ingin belanja diizinkan.

"Selanjutnya pada malam hari diajak makan bersama dengan tanpa membicarakan bridge. Semua dibuat melupakan bridge sejenak. Hal ini membuat para pemain bisa tampil tenang dan rupanya hal ini membuat lawan grogi dan membuat banyak kesalahan yang kemudian mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemai kita. Kemenangan pada segmen pertama membuat tim lawan goyah dan malah menarik pasangan terbaiknya," ujarnya.

Tim GIRLS U26 terdiri dari,  Fortina Mora Sibuea-Villa Rosa,  Fransisca Tri Martanti-Monica Ayu Triana,  Rachma Shaumi -Roro Joffani Tungga Dewi dan NPC Robert Soeseno.

Mereka mengawali pertandingan dengan ketinggalan 12 imp karena kalah carry-over dari Shanghai Chenyl yang mengalahkan di round-robbin pertama dengan 35-62 Imp dan 33-42 imp di round robbin kedua.

"Totalnya kita kalah 36 imp. Karena peringkat Indonesia lebih tinggi maka mereka akan mendapat carry-over 1/3 dari 36 imp atau 12 imp."

"Pada segmen pertama diturunkan kombinasi Fortina Mora Sibuea-Villa Rosa dan Rachma Shaumi -Roro Joffani Tungga Dewi dan langsung unggul 52-24 imp. Di segmen kedua Fransisca Tri Martanti-Monica Ayu Triana masuk  menggantikan Fortina Mora Sibuea-Villa Rosa  dan kita menang 54-42 Imp," ujarnya.

Di segmen terakhir, NPC tetap mempertahankan Rachma Shaumi -Roro Joffani Tungga Dewi yang tampil bagus dan stabil.

Fortina Mora Sibuea-Villa Rosa yang kembali masuk menggantikan Fransisca Tri Martanti-Monica Ayu Triana dan tetap menang walaupun hanya 1 imp atau 33-32 imp.

Berkat kemenangan ini maka Indonesia menang dan meraih medali emas dan China meraih medali perak.

Susunan pemenang :
Junior U26
1. China
2. Singapura
3. Indonesia
Girls U26
1. Indonesia
2. China
3. China Dragon Sport
Youngster U21
1. China
2. Jepang
3. Singapura
Kids U16. Semua medali diraih Cina. (tribunmanado.co.id/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved