Usai Bantu Ibu Beli Kopi dan Gula, Bocah 4 Tahun Tewas Terkena Terminal Listrik Menyala

Lusia Bota Duan (4) warga Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tersengat listrik.

Usai Bantu Ibu Beli Kopi dan Gula, Bocah 4 Tahun Tewas Terkena Terminal Listrik Menyala
Pixabay.com
Ilustrasi tewas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lusia Bota Duan (4) warga Desa Lamatokan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tersengat listrik.

Buah hati Kristina Solo Purek Lolon itu tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Desa Lamatokan, Mikhael Merine Purek dan Thobias Eka, kepada Pos Kupang.Com, Rabu (27/3/2019) petang. Ia mengatakan itu ketika dikonfirmas soal informasi mengenai kasus meninggalkan bocah lusia gara-gara tersengat listrik, Selasa (26/3/2019).

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com, menyebutkan, nasib malang yang menimpa bocah Lusia itu terjadi setelah ia membantu ibunya membeli kopi dan gula di kios, tak jauh dari rumah di Desa Lamatokan.

Thobias menuturkan, pagi itu, bocah ini bermain-main bersama anak seusianya di dekat rumah.

Setelah bermain, si bungsu itu mandi lalu berganti pakaian kemudian disuruh ibunya untuk membeli kopi di kios dekat rumat.

Saat itu korban membawa uang Rp 5.000.

Baca: Dukungan Jokowi-Maruf Bertambah, Mahasiswa Jaman Jabar Deklarasi Dukungan dan Galang Massa

Dari uang tersebut, korban membelanjakan kopi seharga Rp 3.000 sehingga mendapat uang kembalian Rp 2.000 dalam satuan Rp 1.000 uang logam.

Setelah mendapatkan uang kembalian, korban lantas pulang ke rumah.

Dan, setiba di rumahnya, ia hendak menyimpan uang tersebut di dekat televisi yang diletakkan di atas meja.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved