Kinerja Grup Salim Terganjal Bisnis Kebun

Pundi keuangan Grup Salim memang masih bertambah tahun lalu. Tapi, pertambahannya tidak terlalu dahsyat. Dengan kata lain, pertumbuhan kinerja

Kinerja Grup Salim Terganjal Bisnis Kebun
Indofood
Lowongan Kerja Indofood Besar-besaran, Dicari Lulusan D3 & S1, Cek Syarat dan Daftar di Link Resmi! 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pundi keuangan Grup Salim memang masih bertambah tahun lalu. Tapi, pertambahannya tidak terlalu dahsyat. Dengan kata lain, pertumbuhan kinerja keuangan emiten Grup Salim kurang optimal.

Ambil contoh PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Laba bersih emiten ini cuma naik 0,2% sepanjang tahun lalu. Ini terjadi lantaran kinerja anak usaha yang bergerak di sektor perkebunan kurang oke.

PT PP London Sumatra Plantation Tbk (LSIP) mencatat penurunan laba bersih hingga 55% tahun lalu. Sementara PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) bahkan merugi (lihat tabel).

"Tahun lalu tetap menjadi tahun penuh tantangan dengan kondisi harga komoditas yang kurang mendukung," ujar Direktur Utama & CEO INDF Anthoni Salim dalam keterangan resminya, Jumat (22/3).

Untungnya, kinerja anak usaha di sektor konsumer mentereng. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) mencetak kenaikan laba bersih 20%. Jumlah ini terbilang tinggi untuk perusahaan yang sudah mature.

ICBP mencatat kenaikan penghasilan operasi lain hingga 100% menjadi Rp 819,18 miliar. Hasil ini diperoleh dari afiliasi usaha di segmen food and beverages (F&B).

Anthoni optimistis permintaan F&B tahun ini bakal jauh lebih baik. Namun, dia tak menampik, persaingan bakal ketat. "Kami akan terus memperkuat kehadiran kami di pasar dengan inovasi dan meningkatkan daya saing," imbuh dia.

Kantong kanan kiri

Sementara perusahaan anggota Grup Salim di luar Grup Indofood masih mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Misalnya, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET).

DNET merupakan pemilik saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Keduanya mencetak kinerja positif. IMAS bahkan berbalik mencatat keuntungan setelah merugi tahun sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved