Pemilihan Retel GMIM 2019, 50 Remaja Wilayah Jabotabek Siap Bersaing

Seleksi retel Wilayah Jabotabek akan berlangsung di Jemaat GMIM Imanuel Jakarta Barat.

Pemilihan Retel GMIM 2019, 50 Remaja Wilayah Jabotabek Siap Bersaing
istimewa
Ketua Sinode GMIM dan Sekretaris KPPRS GMIM diabadikan seusai pertemuan membahas keikutsertaan remaja GMIM Wilayah Jabotabek ikut dalam Pemilihan Retel GMIM 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tidak hanya remaja dari 12 rayon di 8 kabupaten/kota di Sulawesi Utara (Sulut) yang akan bersaing memperebutkan predikat Remaja Teladan (Retel) 2019 kategori putra dan putri.

Ajang rohani sekali setahun ini juga akan 'dipanaskan' dengan keikutsertaan 50 retel dari remaja GMIM Wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek).

"Kami sudah menyampaikan keikutsertaan retel Wilayah Jabotabek ke Ketua BPMS GMIM Pendeta Hein Arina," kata Sekretaris Komisi Pelayanan Remaja Sinode (KPRS) GMIM Penatua Melky Pattiwael, Kamis (21/3/2019).

Ke-50 peserta ini tak akan mengikuti seleksi di 12 rayon yang sudah ditetapkan KPRS sebagai tuan dan nyonya rumah pada Sabtu, 23 Maret pekan ini. Namun seleksi retel Wilayah Jabotabek akan berlangsung di Jemaat GMIM Imanuel Jakarta Barat dan sekitarya.

"Alamatnya di Gedung Raffles College, Jalan Arjuna Utara Nomor 35, Jakarta Barat. Seleksi tes tertulis akan dimulai pukul 10.00 waktu setemlat," kata dia.

Baca: Rayon 2 Minut Paling Banyak Utus Perwakilan Peserta Retel

Baca: Penatua Melky Pattiwael: Peserta Retel GMIM Ditutup Pada 1.435 Peserta

Sementara itu, peserta retel yang terdiri dari 502 putra dan 933 putri sudah mempersiapkan diri untuk menjawab pertanyaan yang disiapkan KPRS GMIM. Namun ada satu persiapan lagi yang harus mereka lakukan.

Kata Melky, dalam babak tulisan, semua peserta harus membawa tumbler atau termos minuman dari rumah. Bukan hanya peserta yang diwajibkan, kakak-kakak pembina remaja atau pendamping juga harus membawa tumbler.

"Ini demi mewujudkan salah satu program KPRS GMIM remaja yang cinta lingkungan. Syarat ini wajib bagi semua peserta dan pendamping," ucap dia. (*)

Baca: Kontribusi Go-Jek untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai Rp 44,2 Triliun

Baca: Sri Mulyani Hati-hati Naikkan Cukai Rokok

Baca: Cerita Bos-bos Start Up: Minta Bikin Dangdutan

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved