Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengemis Bermobil Raup 180 Ribu dalam Sehari

Seorang laki-laki pengemis yang sering meminta-minta di pinggir jalan, menjadi perbincangan di kalangan media sosial. Bagaimana tidak?

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
ISTIMEWA
Seorang pengemis yang sering meminta-minta disekitaran simpang lampu merah yasmin diduga bawa mobil sendiri. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Seorang laki-laki pengemis yang sering meminta-minta di pinggir jalan, menjadi perbincangan di kalangan media sosial. Bagaimana tidak? Dia rupanya meminta-minta bukan karena fakir miskin. Terbukti dia memiliki mobil dan menyetir sendiri menuju 'kerja'. Bahkan dikabarkan ia memiliki tiga istri. Betulkah demikian?

Foto yang beredar viral di media sosial, seorang pria berperawakan sedang, tidak terlalu gemuk juga tidak kurus, badannya mulai membungkuk. Ia mengenakan baju koko lengan panjang warna krem, bawahan sarung garis-gari dominan cokelat. Sandal karet alas kaki.

Ketika tangan kiri menggamit satu benda, tangan kanannya memegang kunci mobil, memasukkan ke pintu kanan, samping kemudi. Posisinya, seperti ketika sopir hendak masuk ke dalam mobil. Mobilnya berawarna hijau daun muda.

Berjarak hanya beberapa meter di samping kirinya, ada di arah belakang mobilnya, terlihat tiga orang personel Satpol PP berikut mobil patroli.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunnewsBogor.com, nama pengemis itu adalah Herman atau Abah Nur warga Cisauk, Camplang RT 5/1, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Laki-laki ini sehari-hari mengemis kawasan lampu merah Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Keberadaannya terbongkar secara tidak sengaja. Pengemis yang tidak diketahui identitasnya itu, terjaring Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Bogor yang menggelar razia orang jalanan.

Pria tua itu  mengemis siang dan sore. Ia itu kerap kali meminta-minta belas kasihan pengendara yang melintas di jalan KH Sholeh Iskandar dan Jalan KH Abdulah bin Nur, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Pria tua itu mendekati setiap pengendara yang sedang menunggu lampu hijau di persimpangan Yasmin atau simpang Lotte Mart Kota Bogor.

Sejauh ini belum diketahui identitas pengemis tua yang selalu berpakian lusuh dan kumuh ketika mengemis di lampu merah. Ia sering juga mengenakan baju koko dan kain sarung ketika mengemis di jalanan.

Pakaian yang dikenakannya ketika mengemis tampak seakan tidak pernah ganti. Baju koko berwarna putih dan kain sarung bercorak kotak-kota hijau selalu digunakan saat meminta belas kasihan di jalanan, sehingga membuat iba pengendara atau pelintas yang berpapasan dengannya.

Apalagi ia kerap menunjukkan wajah dan tubuh lemas ketika mendekati pengendara yang sedang berhenti menunggu lampu merah berganti hijau. Kondisi fisiknya yang cacat pada bagian wajah, dimanfaatkan untuk mengharapkan belas kasihan dari pengendara.

Wajah pengemis tua ini terlihat cacat. Di bagian wajahnya, tepat di batang hidung, antara lobang hidung dengan dua mata, tampak berlubang cukup besar.  Belum diketahui pasti penyebab cacat wajahnya. Menyandang cacat itu rupanya justru membuat pengendara berbelas kasihan sehingga memberinya uang kepada si kakek tua.

Nama Abah Nur menjadi perbincangan setelah diketahui membawa mobil saat akan mengemis di Yasmin Bogor. Tak hanya mobil, Abah Nur juga disebut-sebut memiliki tiga orang istri.

"Enggak benar, bohong itu. Fitnah," kata Herman kepada TribunnewsBogor.com saat menjumpainya di kantor Dinas Sosial Kota Bogor, Rabu (20/3).

Herman mengatakan dia saat ini menduda lantaran istrinya sudah meninggal dunia. "Saya tinggal sama anak, istri saya sudah meninggal," katanya.

Abah Nur menjelaskan dirinya memang pernah memiliki tiga istri ketika muda, sebelum menjalani profesinya sebagai pengemis. Pengemis bermobil bernama Herman, mengaku mendapatkan penghasilan Rp 150 ribu hinga Rp 180 ribu dalam sehari. Namun hal itu tak berlangsung lama karena pernikahannya kandas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved