Sandi Syok Berat, Anak Baharudin yang Tewas Dua Tikaman di Tangan dan Dada

Keceriaan lenyap dari Sandi, anak kedua dari Mohammad Baharudin, warga Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado, yang tewas dibunuh

Sandi Syok Berat,  Anak Baharudin yang Tewas Dua Tikaman di Tangan dan Dada
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Syok Berat, Sandi Diingatkan Pesan Sang Ayah 

TRIBUN MANADO.CO.ID- Keceriaan lenyap dari Sandi, anak kedua dari Mohammad Baharudin, warga Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario, Kota Manado, yang tewas dibunuh pada Minggu (10/3/2019) dini hari.

Bocah yang baru duduk di kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ini terlihat syok dengan kematian sang ayah. Ia terus menangis tersedu-sedu saat berada di RS Bhayangkara.

Di rumah duka, tangisnya menghebat. Ia memeluk sang ayah sambil berurai air mata.Sejumlah kerabat berupaya menghibur Sandi.

"Sandi musti kuat, semua Allah so ator," kata salah satu tante dari Sandi.

Sang tante terus menghibur Sandi. Ia menyebut Sandi kini adalah Imam keluarga menggantikan ayahnya hingga harus kuat.

Sang tante lantas membeber harapan besar sang ayah pada anaknya itu. "Papa bilang Sandi musti se terus sekolah, supaya boleh membahagiakan orang tua, Sandi musti bangkit," kata dia.

Wejangan itu agaknya sedikit menghibur Sandi. Ia sedikit mengangkat kepalanya. "Dia ini memang sama sekali muka deng depe papa," kata seorang kerabat kepada Tribun Manado.

Sebut dia, Baharudin memang dekat dengan anak anaknya. Ia sangat membanggakan. "Biar susah payah ia terus berupaya selolahkan anaknya," kata dia.

Baca: Pelaku Pembunuhan Baharudin di Titiwungen Diduga 2 Orang, Keluarga: Dia Kasiang Orang Bae-bae

Dikatakannya, ibu Sandi tengah berada di Makassar untuk menjemput ibunya. Syok juga dialami Jingga, putra tertua Baharudin yang masih duduk di bangku SMP.

Ia berteriak histeris begitu jenazah sang ayah dibawa masuk ke dalam rumah. Amatan Tribun, rumah duka dipadati puluhan warga yang hendak menyaksikan sosok Baharudin terakhir kalinya. Di antara mereka terdapat rekan rekan kerja Baharudin.

Diketahui meninggal dunia akibat kena dua tikaman di tangan dan di dada kiri pada Minggu (10/3/2019) sekitar pukul 05.30 Wita.

Peristiwa terjadi di Kelurahan Titiwungen Utara Lingkungan III, Kecamatan Sario, tepatnya di depan Hotel Matuari. (art)

Berita Populer: Warganet Sulut Heboh dengan Meme Pelakor, Netizen Tunggu Lagunya

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved