Rupiah Tekan Dolar AS di Bawah Rp 14.000: Positif Hadapi Pertemuan Donald Trump - Xi Jinping

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di perdagangan pasar spot, awal pekan, Senin (25/2).

Rupiah Tekan Dolar AS di Bawah Rp 14.000: Positif Hadapi Pertemuan Donald Trump - Xi Jinping
kontan
Menghitung dolar AS dan rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di perdagangan pasar spot, awal pekan, Senin (25/2). Rupiah menjadi yang terkuat di Asia, dan mendorong Dolar AS sempat ke bawah Rp 14.000.

Pada pembukaan pasar spot perdagangan pagi, kurs 1 dolar AS dihargai Rp 13.985. Rupiah menguat 0,5% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Seiring perjalanan pasar, apresiasi rupiah agak berkurang. Pada pukul 08.08 WIB,  1 dolar AS dibanderol Rp 13.995, rupiah menguat 0,43%. Setidaknya dolar AS masih di bawah Rp 14.000.

Namun penguatan rupiah kembali tergerus. Pada pukul 08.30 WIB, 1 dolar AS setara dengan Rp 14.005, rupiah menguat 0,36%. Senin sore, dolar AS kini sudah kembali ke kisaran Rp 14.000.  Dan pada penutupan, kemarin sore, 1 dolar AS dibanderol Rp 14.015. Posisi mupiah tetap menguat 0,28% dibandingkan posisi penutupan pasar akhir pekan lalu.

Selama pekan lalu, rupiah menguat 0,6% terhadap dolar AS secara point-to-point. Rupiah menjadi mata uang terbaik kedua di Asia, hanya kalah dari yuan China. Pekan lalu, kinerja rupiah cukup memuaskan dengan menguat 0,6% terhadap mata uang dolar AS.

Mengawali pekan, start rupiah terlihat lumayan bagus. Mata uang utama Asia pun berhasil mencatatkan apresiasi di hadapan dolar AS. Meski penguatan rupiah terus berkurang, apresiasi 0,36% sudah cukup untuk membuat mata uang Tanah Air sebagai yang terbaik di Asia.

Prospek damai dagang Amerika Serikat (AS) dengan China yang semakin mendekati kenyataan menjadi pendorong mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia, untuk menguat.

Trump berencana mengundang Presiden China Xi Jinping ke resor golf miliknya di Florida untuk finalisasi serta pengesahan perjanjian dagang AS-China. Jika perjanjian tersebut sudah diteken, maka perang dagang AS-China bisa dikatakan resmi berakhir.

Secara teknis, rupiah kembali memegang kendali pergerakan dibandingkan dengan dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini tercermin dari pergerakan Dolar AS yang bergerak di bawah rata-ratanya selama lima hari (moving average five/MA5).

Indeks Saham

Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan kemarin dibuka menguat tipis. IHSG dibuka menguat 0,17% ke 6.240,98 poin. Penguatan terbatas IHSG pada awal perdagangan ini berasal dari kenaikan saham-saham emiten berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,32%, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) menguat 0,54% dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menguat 0,25%.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved