MotoGP

Keputusan Suzuki Lewatkan Kesempatan Rekrut Jorge Lorenzo Dipertanyakan

Carlo Pernat yang merupakan pengamat MotoGP sudah menilai ada kekuatan besar dalam diri tim Suzuki Ecstar.

Keputusan Suzuki Lewatkan Kesempatan Rekrut Jorge Lorenzo Dipertanyakan
MOTOGP.COM
Jorge Lorenzo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Carlo Pernat yang merupakan pengamat MotoGP sudah menilai ada kekuatan besar dalam diri tim Suzuki Ecstar.

Menurut Carlo Pernat, tim Suzuki Ecstar sudah mengembangkan performa motornya dengan baik jika dilihat dari jalannya musim 2018 lalu.

Bahkan, mantan manajer dari Andrea Iannone itu menyebut bahwa motor Suzuki sudah lebih baik daripada motor Yamaha.

Maka dari itu, Carlo Pernat setuju bahwa tim Suzuki Ecstar bisa menjadi tim kejutan di kejuaraan MotoGP musim 2019 mendatang.

Baca: Roger Federer: Anak Lelaki Saya yang Lebih Tertarik Main Tenis

Baca: Manny Pacquiao Mendapat Tantangan dari Petinju Pemegang Sabuk IBF

Pebalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, akan memulai debut musim bersama tim Repsol Honda.
Pebalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, akan memulai debut musim bersama tim Repsol Honda. (TWITTER.COM/LORENZO99)

"Suzuki sudah mengambil langkah signifikan ke depan yang belum pernah mereka lakukan selama sepuluh tahun terakhir dan saya pikir itu menentukan," kata Pernat yang dikutip BolaSport.com dari GPOne.

"Dari segi teknis, motor Suzuki lebih superior daripada Yamaha belakangan ini. Saya percaya bahwa Alex Rins akan ikut dalam permainan (persaingan) seperti yang dia tunjukkan di seri terakhir tahun lalu," ujar dia.

Meski demikian, Pernat mempertanyakan keputusan tim Suzuki Ecstar yang terus mencari pembalap baru.

Di musim 2018 lalu, Suzuki Ecstar memiliki kesempatan untuk merekrut pembalap juara seperti Jorge Lorenzo yang tak ingin memperpanjang kontraknya di Ducati.

Namun, Suzuki Ecstar justru memilih untuk mendatangkan pembalap dari kelas Moto2 yaitu Joan Mir.

"Satu-satunya hal yang tidak saya mengerti adalah mereka yang terus mencari pembalap baru," tutur Pernat.

"Itu memang sebuah kebijakan yang bagus, tetapi ada saat dimana Anda harus membuat langkah tambahan seperti saat mereka punya kesempatan memiliki Lorenzo."

"Jika Anda tahu Anda sudah punya motor yang bisa menang, Anda (seharusnya) mengambil seorang pembalap juara juga," kata Pernat lagi.

(SUMBER: BOLASPORT.COM)

Editor: Alex Bryan Tarore
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved