Soroti Revatilisasi Lapas, Fadli Zon: Pemerintah Gagal Mengatasi Masuknya Narkoba di Indonesia

Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fadli Zon, menyoroti revitalisasi lembaga pemasyarakatan (lapas).

Soroti Revatilisasi Lapas, Fadli Zon: Pemerintah Gagal Mengatasi Masuknya Narkoba di Indonesia
tribun jogja
Fadli Zon 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fadli Zon, menyoroti revitalisasi lembaga pemasyarakatan (lapas).

Menurutnya, peredaran narkoba yang dikendalikan dari penjara, membuat narkotika terus masuk ke Indonesia karena kurang pengawasan.

"Menurut saya saat ini pemerintah gagal dalam mengatasi masuknya narkoba di Indonesia. Karena narkotika terus masuk dan lapas menjadi save heaven bagi para pengedar narkoba," kata Fadli Zon, usai menghadiri Soft Launching Kantor Koppasandi (Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi), di Jalan Cipinang Cempedak Raya, No. 5, Jakarta Timur, Selasa (19/2/2019).

Baca: Polsek Sario Ciptakan Rasa Aman Buat Warga

Baca: Guguran Lava Gunung Karangetang Masih Berlangsung

Dikatakan Fadli Zon, dengan maraknya pengendalian yang dilakukan dari dalam lapas.

Hal itu terjadi, karena hampir sebagian besar lapas, dihuni napi kasus narkoba.

"Karena itu kami meminta perlu tindakan dari Menteri Hukum dan HAM, untuk mengatasi masalah ini," ujarnya.

Meski sebelumnya Dirjen Pemasyarakatan (Pas) mengaku akan merevitalisasi lapas, kata Fadli Zon, namun hal itu belum terbukti.

Berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), 90 persen pengendali narkoba ada didalam lapas.

"Saya kira ini nanti harus di usut, terutama bila data itu keluar dari BNN, tentu perlu tindakan dari Menteri Hukum dan HAM," katanya.

Baca: Dibayangi Rekor Buruk Lawan Malaysia, Pelatih Timnas U-22 Indonesia Tetap Optimis

Baca: Sudah Lama Menikah Tapi Belum Juga Hamil, Berikut Posisi Bercinta yang Membuat Kamu Cepat Hamil

Permasalahan lain yang juga disoroti wakil ketua umum Partai Gerindra, adalah daya tampung lapas yang sudah melebihi kapasitas yang mencapai 300 persen.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved