Sulut Maju

Gubernur Olly Dondokambey Lobi Pusat, Masalah BNI-Bank SulutGo Beres

Tribun manado / Ryo Noor
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey 

Gubernur Olly Lobi Pusat, Masalah BNI-Bank SulutGo Beres

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masalah pemindahan Rekening Umum Kas Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong dari Bank SulutGo (BSG) ke BNI sempat berbuntut panjang.

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey sampai berang, karena masalah itu membuat kredit macet di BSG. Gaji PNS yang jadi jaminan di BSG, kemudian dipindah ke BNI.

Pemprov Sulut sebagai pemegang saham terbesar BSG terganggu dengan masalah ini.

Sempat memanas hubungan Pemprov Sulut dan Bank BUMN tersebut, kini berangsur mereda, Gubernur Olly mengakui sudah ada jalan keluar masalah kredit macet BSG

"Solusi sudah ada, tidak ada lagi kredit macet (BSG)," kata Gubernur kepada tribunmanado.co.id, Rabu (20/2/2019).

Baca: Bank SulutGo Datangkan Kasatker KPK, Bertekad Basmi Gratifikasi

Baca: Diskusi Publik KNPI, Jacko: Pemuda Sulut Sayang Bank SulutGo

Baca: Bank SulutGo dan BNI Bentuk Timsus Pemburu Surat Kuasa Pemotongan Gaji ASN Bolmong

Olly mengatakan, untuk membereskan masalah ini sampai harus berurusan dengan Pimpinan BNI di Jakarta

"Sudah komunikasi dengan pimpinan BNI di Jakarta, berjalan dengan baik," ungkap Bendahara Umum PDIP ini.

Olly mengatakan, untung masalah ini bisa terselesaikan, karena jika kredit macet berlanjut berdampak ke pembangunan Sulut.

Kredit macet akan membuat pendapatan BSG menurun, sehingga deviden yang disetor ke Pemprov Sulut bisa berkurang. Efeknya program penbangunan yang sudah diproyeksikan bisa mandek

"Otomatis terganggu (pembangunan) kalau duit (deviden) tidak masuk," ujar Ketua DPD PDIP Sulut ini.

Direksi BSG dan Pimpinan BNI Wilayah Manado pun sudah membentuk tim khusus yang menjangkau ribuan PNS Pemkab Bolmong yang ambil kredit di BSG.

Direktur BSG, Jeffry Dendeng mengatakan, tugas utama tim khusus ini mendatangi dinas dan badan Pemkab Bolmong untuk membuat surat kuasa pemotongan gaji ASN yang menjadi debitur Bank SulutGo.

Jeffry Dendeng
Jeffry Dendeng (TRIBUN MANADO/RYO NOOR)

"Kami dan BNI membentuk tim. Ad 20 tim yang jumlahnya 40 orang. Mulai jalan sejak pekan lalu," ujar Dendeng

Pihaknya menargetkan pembuatan surat kuasa pemotongan gaji bisa tuntas bulan ini.

"Kesepakatannya kami dan BNI sama-sama mencari surat kuasa dari ASN sehingga nanti tak ada kendala dalam pemotongan gaji," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dipindahkannya Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkab Bolmong ke BNI meninggalkan persoalan karena ada sedikitnya 2.900 sekian ASN Bolmong yang jadi debitur Bank SulutGo.

"Kami berharap dinas dan badan serta ASN yang bersangkutan bisa koperatif. Ini demi kelancaran pemenuhan kewajiban ASN yang bersangkutan," ujarnya. (ryo)