Evakuasi Lion Air Perlu Waktu 14 Jam: Ini yang Dilakukan Penumpang

Pesawat Lion Air JT 714 yang tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dapat dievakuasi dari lokasi kecelakaan

Evakuasi Lion Air Perlu Waktu 14 Jam: Ini yang Dilakukan Penumpang
ISTIMEWA
Pesawat Lion Air Alami Kecelakaan di Bandara Internasional Supadio Pontianak (IST) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, PONTIANAK – Pesawat Lion Air JT 714 yang tergelincir di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, dapat dievakuasi dari lokasi kecelakaan pada sekira pukul 09.15 WIB, Minggu (17/2). Proses evakusi yang berlangsung sekira 14 jam itu sempat terkendala karena kontur tanah di sekitar landasan merupakan tanah gambut.

Setelah pesawat Lion Air JT 714 dapat dievakuasi, operasional Bandara Supadio kembali normal. "Setelah pesawat ditarik dan dilakukan perbaikan di sekitar lokasi kejadian, sekira pukul 10.10 landasan sudah bisa kembali digunakan dan bandara kembali beraktifitas seperti biasa," ujarnya General Manager Angkasa Pura II Jon Mochtar Rita.

Proses penarikan pesawat menggunakan 3 unit towing car sampai posisi nose wheel berada di atas aspal ujung runway (landas pacu) 33, dilanjutkan proses pembersihan pesawat menggunakan mobil PKP-PK Bandara Supadio.

"Proses pembersihan runway menggunakan mobil sweeper dan kemudian runway dinyatakan clear," ujarnya. Proses evakuasi dimulai sejak pukul 19.40, Sabtu. Peralatan evakuasi terdiri dari airbag, track away, pompa, plat baja, dan balok kayu.

Pada pukul 19.56 dilakukan pemasangan airbag pada empat bagian pesawat. Selanjutnya sekira pukul 22.05 dilakukan pengisian angin ke dalam airbag, tujuannya untuk mengangkat pesawat.

Pada Minggu pagi, sekira pukul 03.45, dilakukan pemasangan balok kayu, track away, dan plat baja di bawah roda main wheel dan nose wheel. Selanjutnya sekira pukul 08.19, pesawat ditarik sampai posisi main wheel berada di atas aspal ujung runway 33.

Pada saat proses penarikan pesawat oleh 3 unit towing car, terlalu berlebih sehingga mengakibatkan setengah ban nose wheel masuk ke tanah kembali. Namun tak lama kemudian persoalan dapat diatasi.

Akhirnya sekira pukul 09.39, pesawat dapat digeser menggunakan 1 unit towing car menuju parking stand No 14 Bandara Supadio. Selanjutnya di lanjutkan proses pembersihan runway dan pembukaan operasional bandara.

Selama proses evakuasi semua penerbangan dari dan ke Bandara Supadio dihentikan. Akibatnya, beberapa penerbangan mengalami keterlambatan, di antaranya sembilan penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan.

Mengaku tegang

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved