Almarhumah Masje Ompi Ternyata Pencetus Nama Gereja GMIM Eben Heazer Bumi Beringin
Almarhumah Masje Ompi merupakan tua-tua jemaat yang ditokohkan dan inspirator penggagas nama Eben Haezer Bumi Beringin.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Oma Masje Ompi yang jasadnya ditemukan nyaris membusuk di rumahya, Kelurahan Bumi Beringin Manado, pada pada Rabu (13/2/2019) pukul 17.50 Wita, ternyata tokoh tua-tua yang menggagas nama GMIM Eben Haezer Bumi Beringin.
Hal itu terungkap saat Penatua Jeffry Salilo, selaku Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Eben Haezer Bumi Beringin, Manado, Sulawesi Utara, menyampaikan sambutan mewakili BPMJ pada upacara di rumah duka almarhumah.
Jeffry menyatakan, almarhumah Masje Ompi merupakan tua-tua jemaat yang ditokohkan dan menjadi inspirator jemaat. Dialah penggagas nama Eben Haezer Bumi Beringin.
Masje Ompi, katanya, aktif dalam setiap kegiatan ibadah gereja dan kolom sampai akhir hayatnya.
"Kami rindu dengan ide, gagasan brilian, teguran cara berpikir kritis beliau," ujar penatua Salilo.
Selama 20 tahun almarhumah menjadi pelsus, sejak 1974 sampai 1994 dan selanjutnya menjadi syamas.
Baca: BREAKING NEWS: Heboh Penemuan Mayat Wanita di Kompleks Rudis Wali Kota Manado
Baca: Penemuan Mayat Wanita di Kompleks Rudis Wali Kota Manado Ternyata Istri Mantan Bupati Bolmong
Kehidupan almarhumah, kata Salilo, memberi arti bagi jemaat, bagi keluarga, dan bagi semua orang.
Almarhum banyak memberi buah dan menjadi berkat bagi sesama manusia.
Beliau adalah orang Kristen sejati yang takut akan Tuhan dan hidup penuh pengharapan.
Selain ulet, almarhumah adalah pekerja keras dan kritis dalam menyikapi berbagai persoalan.
Sikap dan tindakannya berdampak luar biasa bagi jemaat dan masyarakat.
"Bentuk perhormatan, apresiasi, dan respek terhadap almarhumah, bisa dilihat dari banyaknya pelayat yang datang ke rumah duka," tambahnya.
Jeffry berharap keluarga yang ditinggalkan tidak larut dalam duka cita.
Semua kebaikan yang ditinggalkan almarhum, katanya, harus menjadi teladan dan contoh bagi keluarga dan jemaat.

Istri Bupati Bolmong 1960-1965