Personel Satlantas Polres Tomohon Jadi Irup di SMK Kristen 2, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas

Aiptu Jeffry Lahamendu STh menyebut banyak penyebab kecelakaan, beberapa yang paling sering adalah adalah karena faktor manusia.

Personel Satlantas Polres Tomohon Jadi Irup di SMK Kristen 2, Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas
ISTIMEWA
Personel Satlantas Polres Tomohon menjadi inspektur upacara di SMK Kristen 2 Tomohon, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ferdinand Ranti

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Satuan Lalu Lintas Polres Tomohon ikut ambil bagian dalam upacara rutin mingguan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen 2 Kelurahan Talete Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, Senin (11/2/2019).

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Jeffry Lahamendu STh, personel Satlantas Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa), hadir untuk menjadi inspektur upacara.

Kehadiran polantas dalam rangka upaya mencegah terjadinya kecelakaan dan pelanggaran serta memberikan pengetahuan berlalu lintas.

Kegiatan ini juga sekaligus lebih mendorong Satlantas Polres semakin gencar melakukan sosialisasi keselamatan dan tertib berlalu lintas di sekolah.

Baca: Kasus-kasus Lakalantas Maut di Jalur Kairagi, dari Anak 3 Tahun, Anak Sekolah hingga Personel Brimob

Baca: Lakalantas Vs Millenial Road Safety Festival 2019

Baca: Jelang Millenial Road Safety Festival, Ini Yang Dilakukan Satlantas Polres Minahasa

Kepala SMK Kristen 2 Drs Nofie Sumampouw menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Satlantas Polres Tomohon yang berkenan menyelenggarakan sosialisasi keamanan dan keselamatan berlalu lintas, termasuk sosialisasi Millenial Road Safety Festival (MRSF) 2019.

Aiptu Jeffry mengatakan, kehadirannya sebagai upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

"Kami menggelar acara sosialisasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban cara berlalu lintas dalam program MRSF untuk pelajar," katanya.

Kepada para siswa ia menyebut banyak penyebab kecelakaan, beberapa yang paling sering adalah adalah karena faktor manusia atau akibat kesalahan yang dibuat oleh pengendara maupun pengemudi itu sendiri, seperti mengabaikan rambu lalu lintas dan kecepatan melampaui batas.

"Diingatkan untuk berlalu lintas dengan baik dan benar. Sebelum berkendara selalu menghindari komsumsi minuman keras. Hal tersebut dapat memicu terjadinya kecelakaan berlalu lintas, karena fungsi kontrol dari pengendara otomatis tidak bekerja dengan efisien. Kemudian lengkapilah dokumen diri SIM, helm dan kelengkapan kendaraan STNK serta memastikan lampu dapat berfungsi sebagaimana mestinya," kata Jeffry. (*)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved