Ternyata Ada Sanksi Berlipat Jika Anak di Bawah Umur Berkendara

Christiandi Umboh (16) siswa Kelas 11 IPA 2 bertanya sanksi yang diberikan kepada anak di bawah umur berkendara

Ternyata Ada Sanksi Berlipat Jika Anak di Bawah Umur Berkendara
TRIBUNMANADO/HANDIKA DAWANGI
Polres Kotamobagu Gelar MRSF 2019 di Kampus Theodorus 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Satuan Lalu Lintas Polres Kotamobagu tak henti-hentinya menggelorakan Millenial Road Safety Festival (MRSF) di Kotamobagu dan sekitarnya.

Senin (11/02/2019) pagi, Sat Lantas menggelar sosialisasi di tiga lokasi secara serentak. Di SMA Krsiten Kotamobagu, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kotamobagu, dan Kampus Katolik Theodorus Kotamobagu.

Di Kampus Katolik Theodorus, Kasat Lantas Polres Kotamobagu AKP Magdalena Anita Sitinjak SIK memimpin langsung sosialisasi tersebut.

Antusias siswa terlihat saat itu. Dengan aktifnya para siswa mengajukan beberapa pertanyaan kepada kasat lantas.

Baca: Torang Kanal - Tely Lestari Gonibala Lengkapi Dokumen Berkendara

Christiandi Umboh (16) siswa Kelas 11 IPA 2 satu di antara. Dia menanyakan mengenai sanksi yang diberikan kepada anak dibawah umur atau yang belum cukup umur ketika berkendara.

"Apa hukuman (sanksi) yang diberikan kepada anak yang belum cukup umur yang berkendara," ujar 
Christiandi Umboh.

Kasat Lantas AKP Anita pun langsung menjawabnya.

"Sanksinya yakni yang pertama yaitu kita tilang, kedua ketika tidak membawa STNK maka motor akan ditahan. Motor akan ditahan di Mako Sat Lantas. Setelah itu membuat surat pernyataan apabila mengendarai lagi, akan diberikan sanksi kepada pihak sekolah," ujar kasat lantas.

Baca: Tips Berkendara Agar Lebih Hemat Bahan Bakar, Bensin Bisa Lebih Irit Nih!

Kasat lantas mengatakan yang sudah 17 tahun agar silakan mengurus SIM agar dapat berkendara dengan tenang.

Kannaya (14) Siswa Kelas IX SMP Katolik Theodorus juga mengajukan pertanyaan. Dia bertanya apabila ada anggota kepolisian yang melanggar lalu lintas apa sanksinya.

Baca: Hindari 4 Kesalahan Pengemudi saat Berkendara dalam Kondisi Hujan Ini

AKP Anita kemudian menjawab bahwa sanksinya yaitu sama dengan masyarakat yang melanggar. 
"Tetap akan dihukum dan akan dikenakan sanksi kode etik. Itu lebih berat daripada masyarakat biasa," ujar kasat.

Kasat kemudian menyampaikan bahwa cita cita bangsa ada pada adik-adik sekalian.

"Harus ada pada mind set kita untuk mengutamakan keselamatan berlalu lintas dan mensosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan raya," ujar kasat. (dik)

Baca: Marcelino Mongi Tewas Kecelakaan Lalu Lintas di Kairagi, Teman SMA: Talalu bae Ngana pa Torang

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved