Soal Pembangunan Nasional Keliru Sejak Orde Baru, Partai Berkarya: Ini Sebenarnya Otokritik

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menilai, pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait Orde Baru merupakan sebuah otokrit

Soal Pembangunan Nasional Keliru Sejak Orde Baru, Partai Berkarya: Ini Sebenarnya Otokritik
KOMPAS.com/Indra Akuntono
Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso menilai, pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait Orde Baru merupakan sebuah otokritik.

Prabowo menyebut arah pembangunan nasional telah keliru sejak zaman Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

"Ini sebenarnya otokritik yang biasa saja dan baik untuk pelajaran ke depan," ujar Priyo melalui pesan singkat, Senin (11/2/2019).

 
Priyo tak sepakat jika pernyataan Prabowo dilihat sebagai pernyataan yang kurang bijak.

Baca: Masih Diganggu Cedera, Nick Kyrgios Putuskan Absen di Rotterdam

Baca: Pdt Lucky Rumopa Perjuangkan 14 SMA Kristen Setara Sekolah Negeri

Priyo justru menilai pernyataan itu menunjukkan sikap kenegarawanan dan kejernihan Prabowo.

Politisi Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso. (KOMPAS.com/Nabilla tashandra)
Ia juga mengatakan, kritik Prabowo sebagai suatu hal yang lumrah. Sebab, kata Priyo, setiap era kepemimpinan presiden RI pasti memiliki kekurangan.

"Pak Prabowo justru menunjukkan kadar kenegarawanan dan kejernihan pandangannya dengan otokritik seperti itu," kata Priyo yang selama ini membanggakan Soeharto.

"Lumrah saja. Semua era pasti ada kekurangan, tapi juga prestasi yang hebat," katanya.

Sebelumnya Prabowo Subianto mengatakan arah pembangunan Indonesia saat ini menuju ke arah yang keliru.

Kekeliruan tersebut terjadi sejak puluhan tahun lalu, bahkan saat Orde Baru berkuasa.

Halaman
12
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved