Kecelakaan di Kairagi

Cerita Oma Tentang Marcelino Mongi, Remaja Tewas Kecelakaan di Kairagi, Rencana Kuliah di Bandung

Seorang Ibu duduk disamping peti berwarna putih, ibu itu tak bisa menahan air mata melihat anak laki-laki yang disayanginya terbujur kaku

Cerita Oma Tentang Marcelino Mongi, Remaja Tewas Kecelakaan di Kairagi, Rencana Kuliah di Bandung
Tribunmanado
Kecelakaan di Kairagi 

"Dia satu sekolah deng torang di SMA Kristen Eben Haezar Manado," ujar seorang  temannya yang teriak dengan menangis.

"Lino, kiapa kong so bagini dang? Bukang ngana ini toh?" teriak teman-temannya yang terus menangis di depan RSUP Kamdou Manado.

"Nda mo pulang-pulang torang kalu bagini Lino. Talalu bae ngana pa torang kasiang eee," terdengar teriakan lagi dari teman lainnya.

Ada juga yang teriak, "Tamang, torang pe kawan so nda ada kasiang. Bagimana ini ?," teriak rekannya yang lain.

Baca: Jalur Maut Kairagi Kembali Minta Tumbal, Tukang Bakso dan Ojek Ini Akui Sering Lihat Sosok Wanita

Ayah Mercelino Mogi, korban saat memeluk jenazah korban di depan ruang pemulasaran RSUP Kandou Manado.
Ayah Mercelino Mogi, korban saat memeluk jenazah korban di depan ruang pemulasaran RSUP Kandou Manado. (TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK)

Apa Kita Pe Salah

Carly Mongi, Ayah Marcelino Mongi (18) yang datang belakangan tampak menangis histeris di depan RSUP Kandou Manado.

Pria asal Perumahan Taman Sari, Kecamatan Mapanget ini terus menangis melihat jasad anaknya terbujur kaki di ruang jenazah RSUP Kandou.

Carly Mongi terus menangis dan memeluk jenazah Marcelino yang mengalami kecelakaan tunggal itu.

"Oh Tuhan, kiapa kong jadi bagini dang? Apa kita pe salah sampe kita pe anak jadi bagini," teriak ayah korban sambil menangis.

Sang Ibu dikabarkan sedang berada di Jakarta. Sehingga belum datang melihat korban di ruang pemulasaran RSUP Kandou Manado.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Manlesu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved