Kecelakaan di Kairagi

9 Kecelakaan di Jalur Maut Kairagi: 2 Korban Siswa Eben Haezar, Ada Terekam CCTV

Berikut rangkuman Tribunmanado.co.id, 9 kecelakaan di Jalur Maut Kairagi itu. Detik-detik kecelakaannya juga sempat terekam CCTV kantor.

9 Kecelakaan di Jalur Maut Kairagi: 2 Korban Siswa Eben Haezar, Ada Terekam CCTV
KolaseTribunmanado.co.id/Tribunmanado
9 Kecelakaan di Jalur Maut Kairagi: Dua Korban Siswa Eben Haezer,Ada yang Terekam CCTV Tribun Manado 

Tampak pula tiang lampu tenaga surya yang sudah roboh memakan sedikit badan jalan. Sepertinya mobil hitam Daihatsu Xenia itu menabrak tiang lampu.

Di saat seperti itu tak terpikir tindakan untuk meliput, melainkan bagaimana secepatnya menyelamatkan korban.

Di dalam mobil itu ada dua pria yang terjebak.

Terdengar teriakan mereka. Ternyata ada juga teriakan dari lokasi lainnya.

Suara itu milik seorang perempuan.

Tak jauh dari perempuan itu ada korban lainnya, yang satu tampak berlumuran darah di kepala dan membasahi pakaiannya, satu korban lainnya tampak duduk di trotoar, diam dan hanya memandang kosong.

Melihat tiga korban yang sudah bisa segera diselamatkan, Tribun langsung mencari teman yang bisa mengendarai mobil untuk membawa ketiga korban itu.

Perempuan korban itu kemudian diangkat dan ditempatkan di bagian depan dekat sopir, pria yang berlumuran darah dimasukkan ke bagian belakang.

Baca: Marcelino Mongi, Remaja yang Tewas Kecelakaan Merupakan Anak Laki-laki Satu-satunya

Adapun pria yang sebelumnya hanya duduk terdiam beranjak sendiri memasuki mobil.

Setelah tiga korban itu dilarikan ke rumah sakit, polisi pun hadir di lokasi.

Dua korban yang masih berada di dalam mobil hendak dikeluarkan.

Cukup lama prosesnya, harus menggunakan kayu besar dan kuat untuk mengungkit rangka atap depan mobil yang ringsek ke dalam.

Hampir satu jam kedua korban terjebak di dalam mobil yang ringsek baru bisa dikeluarkan.

3. Terekam! Detik-detik Tawasnya Siswa SMA

 Kamera CCTV Kantor Harian Tribun Manado merekam kecelakaan berujung kematian yang terjadi di 'jalur maut' AA Maramis Kairagi Manado, Selasa (15/09/2015).

Kamera CCTV ini pernah juga merekam detik-detik kecelakaan dengan cara yang sama beberapa waktu lalu, dengan korban seorang calon mahasiwa ITB Bandung asal Manado.

Kevin Andrew Nasry
Kevin Andrew Nasry (Dokumen Pribadi/Facebook Kevin Nasry/Tribun Manado/Rine Araro)

Model kecelakaannya juga sama, mobil menyimpang dari jalur dalam kecepatan tinggi, menghantam pembatas jalan, kemudian terbang ke jalur berlawanan dan terbalik.

Dalam video yang telah diunggah ke sosial media youtube ini, terekam detik-detik mobil Honda Jazz warna merah yang dikendarai Kevin Andrew Nasry (17), siswa SMA Kristen Eben Haezar Manado melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, mengarah ke pusat kota.

Mobil tersebut kemudian menyimpang dan menghantam pembatas jalan, terlontar ke udara dalam posisi terbalik, lalu menghantam mobil Daihatsu Luxio yang ditumpangi sopir bersama beberapa pramugari maskapai Lion Air yang tengah dalam perjalanan menuju Bandara Sam Ratulangi.

Kevin Andrew Nasry tewas di tempat, usai mengalami cidera hebat di bagian kepalanya, sedangkan pilot, sopir Daihatsu Luxio serta beberapa pramugari Lion Air harus mendapat perawatan di RS TNI AU Manado akibat luka ringan dan syok. 

4. Dua Truk dan Satu Motor

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan AA Maramis Kairagi Manado, tepatnya di depan kantor Tribun Manado, Selasa (22/12/2015).

Dua truk dan sepeda motor terlibat kecelakaan ringan.

Hanya pengendara sepeda motor yang mengalami luka di kaki dan langsung mendapat perawatan Satpam Tribun Manado.

Menurut saksi mata, truk pengangkut kopra dari arah Bandara Sam Ratulangi ingin berputar di depan Tribun Manado untuk balik ke arah Bandara.

Sementara pengendara sepeda motor dari arah Bandara menuju pusat kota mencoba mengerem dan menghindari pantat truk.

Namun nahas, dari arah yang sama meluncur truk mengangkut es balok. Tak pelak, senggolan pun terjadi dan pengendara sepeda motor yang mengangkut roti menabrak trotoar jalan. 

5. Seorang Polisi Tabrak Mikrolet

Sempat mendapat perawatan medis di RSUP Kandou Malalayang Bripda Chris Poli salah satu anggota Brimob meninggal dunia.

Kecelakaan nahas ini terjadi di jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget. Kamis (25/02/2016). Sekitar pukul 00.30 Wita.

Pantauan Tribun Manado di lokasi kejadian, kondisi pengemudi sepeda motor Bripda Chris mulutnya mengeluarkan darah, berbusa serta beberapa luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

Informasi yang diperoleh Tribun Manado di lokasi kejadian, Mikrolet (angkot) bernomor polisi DB 4962 AD kontra dengan Honda Megapro Hitam nopol DB 6363 EX.

Sopir mikrolet (angkot) Rexy Lamende (20), warga Paal dua lingkungan 4 mengatakan.

Saat itu dirinya hendak menurunkan dua orang perempuan di daerah lokasi tempat kejadian perkara.

"Saya dari arah manado menuju lapangan dan berputar arah di depan Gran Kawanua menuju kembali ke arah Manado. Saya tidak lihat kalau ada motor, kemudian saya belok Tiba-tiba ada motor berkecepatan tinggi menabrak belakang mobil." Jelas sopir ini sembari menutup mulutnya.

Kondisi bagian depan motor hancur. Mobil bagian belakang hancur dan ban mobil kempes.

Kasat Lantas Polresta Manado, AKP Roy Tambajong mengatakan benar adanya kecelakaan lalu lintas terssebut. "Korban sempat dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia. pembawa mobil (sopir) angkot mikrolet saat ini dalam pemeriksaan." Kata Tambajong.

6. Mobil Bisa Terjepit di Sela-sela Truk Kontainer

Kecelakaan lalulintas juga pernah terjadi di jalan Kairagi Kecamatan Mapanget, melibatkan dua kendaaran jenis Toyota Avanza berpelat DB 1552 AJ, dan Truk Kontainer berpelat DB 8018 QG.

Kejadian ini menjadi tontonan menarik pengguna jalan yang melintasi lokasi tersebut, dimana posisi kendaraan saling berjepitan.

Menurut Bripka MB Djidan Tim oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polresta Manado, dugaan sementara pengendara mobil Avanza mencoba melambung menggunakan lajur kiri.

"Dari tanda - tanda yang ada kami melihat pengendara mobil Avanza kaget saat keluar dari tikungan, kemudian menabrak truk kontainer yang baru bergerak ke arah bandara,"kata Djidan, Senin (31/10/2016).

Baca: Marcelino Mongi Tewas Kecelakaan Lalu Lintas di Kairagi, Teman SMA: Talalu bae Ngana pa Torang

Baca: Ayah Marcelino Mongi, Korban Kecelakaan Kairagi Menangis Histeris di RSUP Kandou: Apa Kita pe Salah?

Sementara pengendara mobil yang diduga merupakan mobil sewaan rental di Bandara Sam Ratulangi, tidak lagi berada ditempat. Pengendara tidak ada di tempat saat kejadian kecelakaan pada pukul 07.30 Wita.

"Kami masih menyelidiki siapa pemilik mobil ini." kata dia.

Sementara itu Agus Antoni, Pengendara Truk, mengaku kendaraannya telah terpakir semalaman di lokasi tersebut sebab menunggu giliran menurunkan barang di salah satu gudang badang di ruas jalan tersebut.

"Saya baru bergerak lima meter dari parkiran, kemudian kaget karena ada mobil Avanza berwarna putih berusaha melambung,"kata Antoni.

Menurut dia kendaraan datang dengan kecepatan tinggi, dan langsung menabrak trotoar dan berhenti setelah menabrak pohon trambesi.

Dia mengaku sempat adu mulut dengan pengendara kendaraan Avanza sebelum ia beranjak dari TKP.

"Saya kaget dia langsung pergi begitu saja. Saya tidak mau ikutan karena harus memberikan keterangan,"kata Antoni.

Sementara mobil Avanza dalam keadaan menukik kedalam saluran irigasi, kaca depan pecah diduga akibat benturan kepala sopir. Tidak ada korban jiwa, namun polisi berusaha mencari pengendara mobil Avanza.

7. Lagi, 'Jalur Maut' Kairagi Minta Nyawa, Pengendara Tolong Hati-hati!

Beberapa kecelakaan berujung nyawa melayang terjadi di 'jalur maut' AA Maramis Kairagi Manado, khususnya di depan dan di dekat Kantor Tribun Manado.

Minggu pagi (23/07/2017) kecelakaan tunggal terjadi tepat di depan gerbang masuk kantor Tribun Manado yang mengakibatkan seorang pria tewas.

Istimewa
Foto Istimewa
Karangan bunga diletakkan di depan Kantor Harian Tribun Manado. Kecelakaan berujung nyawa melayang kembali terjadi di 'jalur maut' AA Maramis Kairagi Manado, jadi peringatan serius untuk pengendara yang melintas.
Karangan bunga diletakkan di depan Kantor Harian Tribun Manado. Kecelakaan berujung nyawa melayang kembali terjadi di 'jalur maut' AA Maramis Kairagi Manado, jadi peringatan serius untuk pengendara yang melintas. (TRIBUNMANADO/SIGIT SUGIHARTO)

Senin, (24/7/2017), sejumlah kawan korban meletakkan karangan bunga dukacita di lokasi kejadian.

Peristiwa kecelakaan maut ini menambah panjang daftar kematian akibat kecelakaan yang terjadi di jalan AA Maramis Kairagi yang dikenal sangat rawan.

'Jalur Maut' pun disematkan untuk jalan dari dan mengarah ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ini.

Fakta ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pengendara untuk lebih waspada saat melintas di jalur ini.

Pita pengganggu yang sudah dibuat polisi lalu lintas di dekat kantor Tribun Manado sebaiknya menjadi tanda awas untuk pengendara mengurangi kecepatan.

Belokan tajam yang berada di depan kantor media milik Grup Kompas Gramedia ini sudah sering makan korban. 

8. Angky Tewas Tergilas Ban

Jalan AA Maramis memang terkenal dengan jalur mautnya.

Pada Senin (22/01/2018) sore, kecelakaan terjadi di seputaran Grand Kawanua.

Korbannya Angky Putra, pria berusia 26 tahun asal Surabaya yang berdomisili di Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol FX Surya Kumara melalui Kasat Lantas Kompol Marganda Aritonang menjelaskan, informasi awal yang diterima dari penyidik, korban yang menggunakan sepeda motor, berada satu lajur dengan satu truk, tepatnya dari Ring Road II menuju Mapanget lalu saat truk hendak balik arah, korban sempat menghantam bagian kanan truk hingga masuk ke kolong body truk dan kepala korban tergilas ban truk.

“Jadi pengemudi truk nanti merasa aneh saat ada yang mengganjal di bannya, setelah di cek ternyata korban sudah tergeletak di jalan. Sekali lagi, data yang ada ini masih bersifat sementara,” ujar Aritonang.

Lanjutnya, korban pun telah dibawa ke Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, sementara terkait kemungkinan adanya penetapan tersangka dan pasal yang dikenakan, Aritonang masih belum bisa memberikan kepastian.

“Nanti akan semakin jelas saat olah TKP. Kami pun masih sementara melakukan olah TKP dan unntuk data masih sementara dilengkapi anggota,” tambahnya.

 9. Tampurung Kepala Marcelino Mongi Berserakan di Jalan

Terbaru, kecelakaan Lalu Lintas kembali terjadi di Jalan AA Maramis, Kairagi, tepatnya di turunan jalan raya mengarah ke Kantor Tribun Manado, Minggu (10/02/2019) sekira pukul 14.00 wita.

Belakangan diketahui korbannya adalah seorang siswa SMA Kristen Eben Haezer bernama Marcelino Mongi (18).

Menurut saksi yang berada di lokasi kejadian, sosok yang mengendarai sepeda motor besar CB 150 berwarna hitam berstiker ungu putih itu merupakan seorang pria muda.

Pria tersebut mengenakan kaus berwarna hitam dan celana pendek atau celana olahraga berwarna merah.

"Saat kecelakaan itu terjadi, saya ada di depan rumah saya. Tiba-tiba motor itu sudah terpelanting ke aspal," kata Felia Suka, warga Kairagi.

"Sedangkan si pengendara tubuhnya terlepar beberapa kali sebelum akhirnya kepalanya membentur pembatas jalan," tambahnya

Lanjut Felia, sebelum kejadian, ia terlebih dahulu mendengar suara motor yang saling kejar-kejaran.

"Iya tadi dengar suara bising motor kejar-kejaran. Jadi sih motor hitam yang dikendarai korban itu sedang mengejar motor racing yang ada di depannya. Namun saya kurang tahu apa yang menjadi penyebab ia mengejarnya," tambah warga lainnya bernama Ebe kepada Tribunmanado.co.id di lokasi kejadian.

BREAKING NEWS: Pria Berkaus Hitam Alami Kecelakaan di Kairagi, Tampurung Kepalanya Berserakan di TKP
BREAKING NEWS: Pria Berkaus Hitam Alami Kecelakaan di Kairagi, Tampurung Kepalanya Berserakan di TKP (Tribunmanado)

"Pokoknya saya kaget motor itu sudah jatuh dan pria yang pakai kaus hitam menggunakan kaca mata itu sudah terlempar ke jalan," tambahnya

Terlihat juga beberapa bagian tempurung kepalanya berserakan di lokasi kejadian.

Darah mengumpal juga masih terlihat di lokasi.

Ada juga kacamata hitam tertinggal di lokasi.

Motornya juga hingga kini masih berada di lokasi kejadian.

(Tribunmanado.co.id/Indri Fransiska Panigoro)

TONTON JUGA YA:

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved