287 Pejabat Pemprov Dilantik, Wagub: Tak Ada Gunanya Pakai Ilmu 'Ta Pe'

Menurut Wagub, fenomena di PNS Pemprov 40 persen kontraktor. Bukan kontraktor proyek, kontraktor rumah, tapi tiap tahun pindah kontrak rumah.

287 Pejabat Pemprov Dilantik, Wagub: Tak Ada Gunanya Pakai Ilmu 'Ta Pe'
ISTIMEWA/Humas Pemprov Sulut
Wakil Gubernur Steven Kandouw menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan pejabat fungsional tertentu Pemprov Sulawesi Utara di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Riyo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw mewakili Gubernur Olly Dondokambey melantik 287 pejabat fungsional tertentu di lingkungan Pemprov Sulawesi Utara.

Pelantikan disertai pengambilan sumpah itu digelar di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus, Teling Atas, Wanea, Kamis (7/2/2019).

Wagub menekankan sejumlah hal, pertama, PNS dilantik bukan di lingkungan perusahaan keluarga sehingga loyalitas sudah jelas dan harus tegak lurus; hierarki koordinasi harus jalan.

"Bagi ASN dan THL bekerja secara maksimal serta selalu berkoordinasi dan loyal terhadap atasan," kata dia.

Baca: Pemprov Sulut Bakal Sidak PNS Berambut Pirang

Kedua, kata Steven, ASN harus berntegritas. Dia menyebut, tahun lalu ada sekitar seratus lebih PNS yang bermasalah dengan hukum.

"Tahun ini saya tidak mau lihat dan dengar PNS bermasalah dengan hukum. Kalau bermasalah akan berhadapan langsung dengan aparat penegak hukum," kata dia.

Yang ketiga adalah prestasi. Kata Wagub, semua harus berprestasi. Tupoksi sudah jelas.

Kata dia, Gubernur ingin supaya ada parameter yang jelas. Tupoksi masing-masing harus empiris atau bisa dinilai dan harus merit system.

Dia menyebut, sudah tidak lagi zaman "ilmu ta pe".

Halaman
12
Penulis: Ryo_Noor
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved