Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kotamobagu

Terkait Penemuan Mayat Fidyawati Bonde di Bolsel, Sat Reskrim Polres Kotamobagu Bakal Ambil Alih

Mengenai ditemukannya mayat perempuan di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) masih misteri.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Alexander Pattyranie
ISTIMEWA
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Drs Rusdi Gumalangit, menghadiri apel gelar pasukan dalam rangka operasi lilin 2018 di halaman Polres Kotamobagu, Jumat (21/12/2018). 

Terkait Penemuan Mayat Fidyawati Bonde di Bolsel, Sat Reskrim Polres Kotamobagu Bakal Ambil Alih

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Mengenai ditemukannya mayat perempuan di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) masih misteri.

Polisi sedang melakukan penyelidikan diduga korban dianiaya.

Satuan Reskrim Polres Kotamobagu pun akan turun langsung menangani kasus tersebut.

"Rencananya kami akan ambil alih," ujar Kasat Reskrim Polres Kotamobagu AKP M Aswar Nur SIK kepada Tribun Manado, Rabu (06/02/2019).

Penyebab kematian Fidyawati Bonde (13) warga  Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) yang mayatnya ditemukan tanpa busana di perkebunan cengkeh masih misteri.

Dadang Utiah, tetangga korban menduga kematian Fidya dilakukan secara berencana.

Hal tersebut bukan tidak ada sebab, selain ditemukan dalam kondisi telanjang ada beberapa kejanggalan yang ditemukan saat menemukan korban di bawah rumpun bambu.

Pertama kami menemukan celana dalam di gubuk dan kondisinya acak-acakan, kemudian topi dan baju terpisah. Yang lebih mengherankan kami menemukan ada tali melingkar di lehernya," ucapnya, Rabu (6/2/2019).

Kemudian kata dia, jarak gubuk dengan posisi ditemukannya jasad sejauh 40 meter ditambah lagi ada tetesan darah yang menjadi jejak sehingga korban ditemukan.

"Melihat situasi di TKP (Tempat Kejadian Perkara), kami curiga korban diseret dari sabua ke posisi jasad korban," kata Dadang. 

Mayat Fidyawati Bonde (13) gadis asal Dusun V Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) ditemukan pertama kali oleh Saad Paputungan, warga setempat, pada Selasa (5/2/2019) 
Korban meninggalkan rumah di Dusun V Desa Kombot pada Minggu (3/2/2019) sekitar pukul 21.00 Wita.

Korban sempat terlihat pada pukul 21.30 Wita di Dusun I Desa Kombot. Namun, hingga larut malam korban belum pulang ke rumah. 

Keluarga korban terus mencarinya hingga Senin malam. Namun, korban ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan pada Selasa pagi.

Korban diduga dibunuh lalu diperkosa.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved