Bertia Boltim

Kisah Penjahit Atap Rumbia di Boltim, Kini Kurang Orderan

Penjahit atap rumbia di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara, masih bertahan.

Kisah Penjahit Atap Rumbia di Boltim, Kini Kurang Orderan
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Yori Malingkas (67) menyiapkan bahan untuk membuat atap rumbia. 

Kisah Penjahit Atap Rumbia di Boltim, Kini Kurang Orderan

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Penjahit atap rumbia di Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Provinsi Sulawesi Utara, masih bertahan.

Umur tak membuat Yori Malingkas (67), berhenti mencari uang, untuk menghidupkan keluarganya.

Selama 30 tahun, pria paruh baya ini, menggeluti pekerjaan ini.

Hingga kini dia masih terus bertahan sebagai pengrajin atap rumbia.

Saat ditemui, tribunmanado.co.id, Kamis (07/02/2019), Yori sibuk mengerjakan pesanan katup dari pembeli.

Daun rumbia disusun kemudian dijahit mengunakan tali khusus.

Wajah Yori tampak kelelahan, sehingga setiap beberapa menit harus berhenti menjahit.

Gerakan tangannya tidak segesit dulu.

Setiap hari dia bisa menyelesaikan 10 lembar daun rumbia.

Halaman
123
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved