500 Personel TNI Bersihkan Sisa Banjir dan Longsor

Ratusan Personel TNI turun ke lokasi bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Manado dan sekitarnya untuk membersihkan lumpur dan puing

500 Personel TNI Bersihkan  Sisa Banjir dan Longsor
Istimewa
TNI Bantu Warga Bersihkan Sisa Banjir dan Longsor 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Ratusan Personel TNI turun ke lokasi bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Manado dan sekitarnya untuk membersihkan lumpur dan puing sisa banjir dan longsor.

Komando daerah militer (Kodam) XIII/Merdeka sejak Sabtu (2/2/2019) kemarin hingga Minggu (3/2/2019) mengerahkan 500 pasukan TNI Bantu masyarakat di wilayah Kecamatan Tuminting dan Bunaken daratan.

Menurut Kolonel Kav M Jaelani Kapendam XIII/Merdeka personil TNI lakukan pembersihan puing-puing pasca banjir dan tanah longsor.

"Kami mengerahkan personil Kodam XIII/Merdeka 500 Personel, terdiri dari personel Yonif Raider 712 sebanyak 200 orang yang disebar di seluruh titik banjir dan longsor, kemudian Kompi Kavaleri 80 orang dan dari Denzipur 4 kita kerahkan 100 orang, termasuk personel dari Kodim 1309/Manado sebanyak 120 orang sebagai satuan komando kewilayahan yang langsung terjun ke daerah binaannya masing-masing yang terdampak bencana," kata Kapendam,  Minggu (3/2/2019).

Baca: Banjir dan Longsor di Manado, Anggota TNI Bantu Evakuasi Ibu Hamil dan Anak-anak

TNI Bantu Warga Besihkan Sisa Banjir dan Longsor
TNI Bantu Warga Besihkan Sisa Banjir dan Longsor (Istimewa)

Kapendam menambahkan, selain membantu warga membersihkan puing-puing material banjir dan longsor, fokus personil melakukan pembersihan rumah warga dari lumpur, sarana umum, rumah-rumah ibadah dan sarana penting lainnya.

"Barang-barang milik masyarakat yang masih terjebak dalam rumah dan menumpuknya sampah sampah di lorong-lorong yang susah dikeluarkan sehingga mengganggu fungsi jalan," tambahnya.

Baca: Demi Cita-cita Masuk TNI, Dua Anak Pesisir Danau Bunong Boltim Mendayung Perahu Menuju Sekolah

Dalam melaksanakan aksi kemanusiaan dan sosial ini pihaknya‎ terus berkoordinasi dengan seluruh steak holder pemerintah setempat dalam hal ini Kepolisian, dinas sosial , dinas kebersihan dan dinas PU Provinsi Sulut dan Kota Manado dalam penanganan pasca bencana alam.

Dari data catatan Kodam XIII/Merdeka lokasi bencana yang paling parah adalah di Mahawu Lingkungan 3 Kecamatan Tuminting, Kelurahan Bailang dan Kelurahan Komo Luar Kecamatan Wenang.

Baca: Presiden Tambah 60 Jabatan Baru: Simak Penjelasan Panglima TNI

"Petugas juga membantu perbaikan pemasangan tiang listrik PLN yang roboh, dimana pihak PLN menggantikan tiang listrik yang baru," tambahnya.

Turut ikut melakukan bersih-bersih sisah-sisah material banjir dan tanah longsor Wakapendam XIII/Merdeka Letkol Inf Rocky Kiroh, Dandim 1309/Manado Letkol Inf Elvino Yudha, Danyonif R 712/Wt Letkol Raja G Nasution, dan pasukan yang terlibat dari Kodim 1309/Mdo, Yonif R 712/WT, Denzipur 4/YKN, Kikav 10/MSC. (crz)

Berita Populer: Soal Jan Ethes Dilaporkan ke Bawaslu, Jokowi: Nanti Saya Suruh Dateng Cucu Saya

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved