Wakapolda Sulut Ikut Berzikir dengan Jemaah Masjid

Usai salat subuh berjamaah (KBBI:berjemaah), Brigjen Pol Karyoto mengikuti semua prosesi yang biasa dilaksanakan jamaah Masjid Attira,yaitu berzikir

Wakapolda Sulut Ikut Berzikir dengan Jemaah Masjid
TRIBUNMANADO/HANDIKA DAWANGI
Wakapolda Sulut Brigjen Pol Karyoto saat memberikan sambutan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU- Kunjungan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Brigjen Pol Karyoto di Kota Kotamobagu berlanjut pada Salat Subuh Berjemaah di Masjid Attira Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat, Jumat (01/02/2019) dini hari.

Usai salat subuh berjamaah (KBBI:berjemaah), Brigjen Pol Karyoto mengikuti semua prosesi yang biasa dilaksanakan jamaah Masjid Attira.

Wakapolda pun ikut berzikir  mengucapkan  Zikir Laa Ilaha Illallah sebanyak 100 kali.

Berada di saf paling depan Wakapolda Brigjen Karyoto, tampak khusyuk mengikuti amalan zikir tersebut. Tampak juga disampingnya Kapolsek Urban Kotamobagu Kompol Muslikan mengikuti dengan khusyuk.

Jemaah Bikers Subuhan Kotamobagu dan Pejuang Suling (Subuh Keliling) Manado juga ambil bagian pada subuh kali ini.

Baca: Wakapolda Sulut Pesan untuk Jaga Toleransi

Tampak juga sejumlah aparat kepolisian dari Sat Lantas Polres Kotamobagu, Sabhara Polres Kotamobagu, personel Polsek Urban Kotamobagu, dan ada juga personel dari Sat Brimob Polda Sulut Inuai Bolmong.

Koordinator Wilayah Thoriqoh Qadariyah Naqsyabandiyah (TQN) Sulawesi Utara Hi Alfian mewakili jamaah Masjid Attira menyampaikan terima kasih atas kunjungan wakapolda dan rombongan.

"Terima kasih atas kedatangannya pak wakapolda. Memang di sini sering kita melaksanakan kegiatan keagamaan. Dan banyak ulama juga yang sering hadir di sini," ujar dia.

Baca: Wakapolda Sulut Brigjen Pol Karyoto Ingatkan Warga Rawat Toleransi Jelang Pemilu

Wakapolda Sulut Brigjen Pol Karyoto menyampaikan pesan kamtibmas. "Kita sudah dekat Pesta demokrasi. Jangan sampai hanya karena 30 detik (untuk mencoblos) kita dulunya berteman baik kemudian menjadi musuh," ujar wakapolda.

Wakapolda mengatakan pemilu dan kampanye paling murah adalah melalui medsos. "Nah kita sebagai pengguna, orang-orang yang mengupload ini sudah punya tujuan. Kita harus menilai dulu apa yang disampaikan. Kita harus betul-betul bijak dalam menggunakan medsos. 

Baca: Wakapolda Sulut Brigjen Karyoto Pantau Arus Lalu Lintas di Pineleng

Lebih baik diam daripada berkata2 kemudian memfitnah orang.Jangan kita merugi terpecah pecah karena pemilu. Pemilu itu juga hanya satu hari saja," ujar wakapolda.

Wakapolda kemudian mengimbau kepada masyarakat Kotamobagu agar menjadikan masjid sebagai pusat-pusat kegiatan agama. (dik)

Berita Populer: Di Balik Rencana Pindahkan Kas Daerah dari BSG: Ini Keinginan Wali Kota Manado

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved