Tabligh Akbar di Solo Bentuk Kampanye: Kubu Jokowi Lapor ke Bawaslu

Kegiatan Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang diadakan di kawasan Gladag, Solo.

Tabligh Akbar di Solo Bentuk Kampanye: Kubu Jokowi Lapor ke Bawaslu
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Capres 02 Prabowo Subianto hadir dikawal ketat di gedung MTA Solo, Jalan Ronggowarsito, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Minggu (23/12/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kegiatan Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang diadakan di kawasan Gladag, Solo, dianggap memuat unsur kampanye. Sehingga Tim Kampanye capres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf melaporkan kegiatan Tabligh Akbar 212 yang digelar Minggu (13/1) ke Bawaslu Kota Surakarta.

Laporan tersebut langsung diterima oleh Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono, Senin (14/1) siang. Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Jokowi-Ma'ruf, Surakarta, R Suprabu membeberkan pihaknya menerima beberapa indikasi kampanye terselubung dalam kegiatan tersebut.

"Beberapa diantaranya yaitu teriakan ganti presiden dan pemakaian atribut ganti presiden oleh peserta," kata Suprabu.

"Bahkan ada juga ajakan cara mencoblos, tentunya itu merupakan kampanye tanpa izin," katanya. Selain itu, kegiatan tersebut dilakukan di white area yang tentunya menyalahi Peraturan Wali Kota.

"Untuk itu kami menyikapinya dan membuat laporan secara resmi ke Bawaslu Solo," lanjutnya.

"Kami ingin dari tim kampanye daerah kita tertib hukum," katanya.

Beberapa temuan-temuan yang dilaporkan yakni beberapa foto dan video. Divisi Penindakan Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma mengatakan, pihaknya telah menerima secara resmi laporan dari Tim Kampanye capres nomor urut 1, Jokowi -Ma'ruf terkait kegiatan Tabligh Akbar 212 tersebut. "Kami sudah terima laporannya dan akan kami telaah terlebih dahulu,"ujarnya.

Santai

Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Jateng menanggapi santai pelaporan Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf soal Tabligh Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Solo yang dianggap memuat unsur kampanye untuk capres 02. "Ya kalau saya, terserah, monggo (silahkan) kalau dilaporkan," terang Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Jateng, Abdul Wachid.

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu melanjutkan, jika dugaan kampanye untuk pasangan nomor 02 yang dilaporkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo tidak dilakukan Tim Pemenangan Prabowo-Sandi. "Tidak ada kaitannya dengan Tim Prabowo-Sandi, kita tidak ikut campur tangan ke acara itu (tabligh)," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved