Peringatan 5 Tahun Banjir Manado, Ini Kata Kepala BPBD Soal Siklus Banjir 5 Tahunan

Peringatan 5 Tahun Banjir Manado, Ini Kata Kepala BPBD Soal Siklus Banjir 5 Tahunan

Peringatan 5 Tahun Banjir Manado, Ini Kata Kepala BPBD Soal Siklus Banjir 5 Tahunan
DOK. TRIBUNMANADO
Ilustrasi: Pascabanjir di Manado beberapa tahun silam 

Peringatan 5 Tahun Banjir Manado, Ini Kata Kepala BPBD Soal Siklus Banjir 5 Tahunan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - 5 tahun silam, persisnya 15 Januari 2014, banjir besar memporak-porandakan Kota Manado. dampaknya luas, menimbulkan kerusakan rumah penduduk, fasilitas publik, hingga jatuh korban jiwa.

5 Tahun berlalu, warga Kota Manado kembali bersiap menghadapi siklus banjir 5 tahunan.

Max Tatahaede, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado mengatakan, siklus 5 tahunan ini sudah jadi istilah yang cukup familiar di Manado. Itu positif dengan harapan bisa meningkatkan kesiagaan.

Kesannya tiap 5 tahun itu ada banjir besar, tapi secara ilmu pengetahuan tak ada istilah siklus 5 tahunan. Semua tergantung curah hujan.

"Namanya siaga bencana itu setiap saat, bukan nanti tunggu 5 tahunan," kata Max kepada tribunmanado.co.id, Senin (14/1/2019).

Baca: Kisah Kampung Argentina yang Jadi Langganan Banjir di Manado, Setahun 50 Kali Kebanjiran

Baca: Pascabanjir di Manado, Warga Kampung Argentina Mulai Bersih-bersih Rumah

Antisiasi bencana sudah dilakukan, sejak pengalaman bencana banjir Manado 2014.

Pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar tangguh bencana.

Sebelum bencana terjadi, sudah siao antisipasi, utamanya agar selamat dari bencana

"Peningkatan kapasitas ini salah satunya dengan program kelurahan tangguh bencana," kata dia.

Selaim itu sistem cegah dini, seperti memantau ketinggian air.

Pemerintah juga sudah siap dana siap pakai, jika dibutuhkan tanggap darurat bisa dimanfaafkan.

"Kalau ada tanggap darurat boleh, mislnya perlu makan minum bisa pakai Rp 1 miliar," kata dia.

Kondisi curah hujan seperti saat ini menutut masyarakat siaga. Warga di bantaran sungai dan lereng bukit paling berisiko, jika hujan deras mengguyur sudah sejam sebaiknya mulai bersiap mengungsi.(ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved