Sport

Ini Tugas yang Menanti Kepengurusan PB GABSI 2018-2022

Bert Toar Polii dari Gabsi mengatakan tugas menumpuk akan dihadapi Miranda S Goeltom sebagai Ketua Umum PB GABSI dan pengurus.

Ini Tugas yang Menanti Kepengurusan PB GABSI 2018-2022
Ist
PB GABSI menggelar Kongres ke-25 di Hotel Pangeran Beach pada tanggal 6-7 Desember 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA- Bert Toar Polii dari Gabsi mengatakan tugas menumpuk akan dihadapi Miranda S Goeltom sebagai Ketua Umum PB GABSI dan pengurus. Mereka harus tancap gas.

"Tugas pertama adalah menyiapkan tim kelompok umur, U16, U21, U26 dan Girls U26. Kenapa harus segera, karena 23rd Asia Pacific Bridge Federation Youth Championships akan digelar pada tanggal 5-11 April 2019 di  The Montien Hotel, Surawongse Road, Bangkok, Thailand," katanya melalui aplikasi Whatsapp.

 Ia mengatakan biasanya sesuai aturan pendaftaran nama pemain untuk Youth Championship dilakukan sebulan sebelumnya. Event ini sangat penting karena merupakan arena untuk menentukan 3 (tiga) negara wakil Zone VI yang boleh mengikuti 18th World Youth Team Championship 2020 yang belum ditentukan tempatnya. 

Baca: Tim Bridge Sulut Sabet Dua Emas di Kejurnas

"Tahun 2017 kita hanya meloloskan Junior U26 dan Girls U26. Semoga tahun ini bisa lolos di semua kategori," katanya 

Satu lagi event penting untuk tingkat junior adalah 2nd Youth Online Championship yang akan berlangsung tanggal 20 Februari – 2 Juli 2019. Event online ini hanya mempertandingkan dua kelompok umur, yaitu U16 dan U26. 

"Tahun ini, Indonesia ikut di U26. Undangan resmi event ini baru akan beredar tanggal 7 Januari 2019 tapi karena Indonesia mengikuti event pertama maka diberikan prioritas untuk langsung mendaftar," ujarnya.

pelaksanaan kejurnas Bridge yang juga diikuti atlet Nasional pasangan (Ps) Bambang Hartanto dan Bert Polii dari DKI Jakarta
pelaksanaan kejurnas Bridge yang juga diikuti atlet Nasional pasangan (Ps) Bambang Hartanto dan Bert Polii dari DKI Jakarta (Istimewa)

ivent online championship kata dia tahun ini menjadi sangat penting karena pada tahun 2020 akan dibagi dua divisi dimana ada promosi dan degradasi.

Baca: Miranda S Goeltom Terpilih Sebagai Ketum PB GABSI

 "Mengikuti ivent ini tidak membutuhkan biaya besar karena bisa dimainkan dari rumah masing-masing," ujarnya.

Tugas berat kedua kata dia adalah menyiapkan Open, Ladies, Mixed dan Senior Team untuk mengikuti 2019 APBF Championship yang akan berlangsung di York Hotel Singapura pada tanggal 11-20 Juni 2019. Ivent ini juga merupakan babak kualifikasi Zone VI untuk memilih 3 wakilnya diluar China yang menjadi tuan rumah untuk mengikuti 2019 World Bridge Team yang akan berlangsung di Wuhan, China pada tanggal 14-28 September 2019.

Baca: Padang Siap Gelar Kongres Gabsi dan Kejurnas Bridge

 "Terakhir tahun 2017, kita hanya meloloskan Open dan Ladies Team di Lyon, Perancis. Semoga tahun ini bisa keempat-empatnya," katanya.

Ia mengatakan tugas dalam negeri juga tidak kalah pentingnya selain mensukseskan visi dan misi yang dipaparkan Miranda di Kongres GABSI. Tiga ivent penting tahunan  sudah harus segera dipersiapkan.

Baca: Hadiri Kongres, Bert Polii Ingin Keanggotaan, Pertandingan dan Master Point Gabsi Perlu Ditata

 "Ada Kejurnas Pelajar, Mahasiswa dan Junior 2019 yang bisa diselenggarakan pada bulan Juni-Juli, Kejurnas Bridge 2019 yang sebaiknya diselenggarakan pada bulan Oktober – Nopember juga PRA PON 2020 di Sulawesi Tenggara yang sesuai aturan KONI diselenggarakan setahun sebelum PON 2020. Selamat bekerja," ujarnya. (vid)

Penulis: David_Manewus
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved