Ruli Sebut Proyek Jalan Perkebunan Desa Buyat Selatan Asal Jadi

Proyek swadaya pembangunan jalan usaha tani desa Buyat Selatan, dari Dinas Pertanian Boltim, disebut asal jadi.

Ruli Sebut Proyek Jalan Perkebunan Desa Buyat Selatan Asal Jadi
TRIBUN MANADO
Proyek Jalan Perkebunan desa Buyat Selatan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Proyek swadaya pembangunan jalan usaha tani desa Buyat Selatan, dari Dinas Pertanian Boltim, disebut asal jadi.

"Pembukaan jalan ini sudah baik, namun pekerjaannya yang asal jadi," ujar Ruli Potabuga, petani di perkebunan Totondokon.

Kata dia, pembukaan jalan ini sangat membantu masyarakat, namun kualitasnya tidak sesuai. Musin hujan jalan becek, karena material yang dipakai bukan sirtu melainkan timbunan tanah biasa.

Amatan tribunmanado, Minggu (13/1) di jalan perkebunan Totondokon, desa Buyat Selatan, dinilai asal jadi, material timbunan tidak sesuai dengan perencanaan. Ada beberapa meter belum selesai dikerjakan.

Ketua Kelompok Imanuel 04, sebagai pelaksana swadaya masyarakat, Konstan Mananeke mengatakan, anggaran proyek pembangunan jalan desa Buyat Selatan sebesar Rp190 juta rupiah, dengan panjang 1000 meter.

"Memang baru 902 meter selesai, sisanya buka jalan baru. Nanti kalau ada anggaran akan diteruskan," ujar Konstan Mananeke.

Menurut dia, tim PHO dari Dinas Pertanian sudah datang memeriksa hasilnya proyek swadaya masyarakat khusus jalan perkebunan selesai.

Kepala Seksi Kelembagaan Dan Pengembangan Sarana Prasarana, Zulkifly Lahai mengatakan, akan mengecek ke lokasi, jika memang ada pekerjaan belum selesai.

"Setahu saya sudah diperiksa tim PHO. Jika memang ada keluhan masyarakat, maka kami akan kembali cek," ujar Zulkifly Lahai.

Ia menambahkan, pekerjaan proyek khusus swadaya pencairan sudah dilakukan jika sudah 75 persen. Kondisi jalan desa Buyat Selatan, sudah melebihi.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved