Perampokan di GPI

Perumahan Griya Paniki Indah Kekurangan Personel Security

karena kami sendiri kekurangan personel, apalagi kejadian itu bertepatan dengan hujan lebat, kami tidak dibekali dengan jas hujan

Perumahan Griya Paniki Indah Kekurangan Personel Security
Tribun Manado / Ferra Sahibondang
Suasana kompleks rumah Camat Mapanget di GPI yang dirampok. 

Perumahan Griya Paniki Indah Kekurangan Personel Security

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pasca-kejadian pembobolan di rumah Camat Mapanget Rein Heydemans di Jalan Markisa 1 Nomor 10, Perumahan Griya Paniki Indah (GPI), Kecamatan Mapanget, Kota Manado Sulawesi Utara, masyarakat mengaku khawatir dengan keamanan di kompleks perumahan, tempat di mana mereka bermukim.

Pasalnya kejadian seperti ini, sudah sering terjadi hingga meresahkan warga sekitar saat hendak meninggalkan rumah mereka.

Menurut keterangan salah satu security atau penjaga keamanan yang tidak mau disebutkan namanya, teknis kerja untuk penjagaan di sekitar wilayah Perumahan Griya Paniki Indah ini sudah maksimal.

Hanya saja ada satu kendala dari mereka, yaitu kurangnya personel dan fasilitas seperti jaket hujan.

Baca: Camat Mapanget Kisahkan Tentang Perampokan di Rumahnya, Seorang Pelaku Bertato Burung di Lengan

POPULER : Kapolresta Kombes Pol Benny Bawensel Turun Menyelidiki Perampokan di Rumah Camat Mapanget di GPI

"Untuk penjagaan di sekitaran Perumahan Griya Paniki Indah ini saya rasa sebagai penjaga keamanan kami sudah bekerja untuk mengamankan wilayah ini seperti tempat yang lain sudah secara maksimal, namun apa daya jika kami kebobolan seperti ini. Hal itu karena kami sendiri kekurangan personel, apalagi kejadian itu bertepatan dengan hujan lebat, kami tidak dibekali dengan jas hujan," ujar salah satu Security yang tidak mau disebutkan namanya.

Di dalam Perumahan itu sendiri sudah ada beberapa pos penjagaan yang dipersiapkan, teknis kerja dari para penjaga keamanan sudah maksimal hanya saja perlu tambahan personel.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel turun langsung melakukan penyelidikan di rumah Camat Mapanget yang mengalami pencurian dan anggota keluarganya disekap di Perumahan GPI, Jalan Markisa 1 Nomor 10, Minggu (13/1/2019).
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel turun langsung melakukan penyelidikan di rumah Camat Mapanget yang mengalami pencurian dan anggota keluarganya disekap di Perumahan GPI, Jalan Markisa 1 Nomor 10, Minggu (13/1/2019). (Tribun manado/Arthur Rompis)

Para penjaga keamanan tersebut menyarankan agar kejadian ini bisa ditanyakan langsung kepada pihak pengelola, agar nanti tidak ada miskomunikasi.

Rumah Camat Mapanget Rein Heydemans di Perumahan Griya Paniki Indah Jalan Markisa 1 Nomor 10, Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget dimasuki perampok, Sabtu (12/1/2019) sekira pukul 2 dini hari.

Selain menggasak harta benda, kawanan perampok yang diduga berjumlah 4 orang tersebut juga menyekap camat serta lima anggota keluarga lainnya.

Camat, sang istri serta dua keponakannya disekap di kamar bawah.

Sedang ibunda dari Camat serta seorang anaknya disekap di kamar depan.

Kawanan perampok yang memakai penutup muka berhasil menggasak sebuah sepeda motor, uang tunai 5 juta, perhiasan emas, mutiara, 7 buah ponsel, pakaian serta sepatu. (vey/tribunmanado.co.id)

Penulis: Ferra Faradila Rizki
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved