Torang Kanal

Mizmora Lidia Rantung Tahu Ada Penerapan E-Tilang di Manado dari Media

Program tilang elektronik yang diujicobakan sejak 6 Desember 2018 silam di Manado menjadi sebuah hal baru bagi warga yang berada di luar Kota Manado

Mizmora Lidia Rantung Tahu Ada Penerapan E-Tilang di Manado dari Media
Tribun manado / Andreas Ruaw
Mizmora Lidia Rantung 

Mizmora Lidia Rantung Tahu Ada Penerapan E-Tilang di Manado dari Media

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Program tilang elektronik (e-tilang) yang diujicobakan sejak 6 Desember 2018 silam di Kota Manado menjadi sebuah hal baru bagi warga yang berada di luar Kota Manado.

Seperti yang dirasakan seorang gadis bernama Mizmora Lidia Rantung, warga Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow yang berdomisili di Ranotana.

Gadis yang akrab disapa Mora ini mengaku belum menerima sosialisasi dari pihak kepolisian atau pemerintah.

"Saya hanya lihat di koran dan sosmed, kalau ada e-tilang tapi secara sistematik saya tidak tahu, yang saya tahu hanya kalo melanggar akan direkam di CCTV," katanya.

Baca: Ini Komentar Wakil Ketua DPRD Manado Richard Sualang Terkait E-Tilang : Harus Sosialiasi Matang

Baca: Ini Titik Pemasangan Kamera e-Tilang di Manado, Pemkot Matangkan Persiapan

Gadis kelahiran Manado, 13 Juli 1991 ini mengaku kalau jika suatu saat dirinya terkena e-tilang tetap akan mengikuti aturan hukum yang berlaku.

"Entah itu sudah diterapkan atau belum dan walaupun juga sudah tersosialisi atau tidak, tapi jika tiba-tiba berbuat kesalahan di rambu lalulintas saya tetap terima konsekuensinya," tandas Mora.

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved