Perampokan di GPI

Camat : Pelaku Perampokan Sempat Sebut Nama Anak Saya

Seorang pencuri yang merampok serta menyekap keluarga Camat Mapanget sempat menyebut nama anak Camat Rein Heydemans.

Camat : Pelaku Perampokan Sempat Sebut Nama Anak Saya
TRIBUN MANADO
Camat Mapanget Rein Heydemans 

TRIBUN MANADO.CO.ID, MANADO- Seorang pencuri yang merampok serta menyekap keluarga Camat Mapanget sempat menyebut nama anak Camat Rein Heydemans. 

"Sewaktu masuk ke dalam kamar, seorang di antara empat pelaku sempat menyebut nama anak saya, ia menyuruh anak saya yang masih kecil diam, " kata Camat Rhein Heydemans.

Hal tersebut membuat dirinya curiga ada orang yang tahu lokasi rumah tersebut. Disebutnya, saat kejadian, anaknya itu bersama sang oma.

Baca: Perampok di Rumah Camat Mapanget di GPI Pakai Penutup Wajah, Mengancam Pakai Parang

Anaknya ketakutan lantas membenamkan diri dengan selimut. Namun sang Oma sempat terlibat perdebatan dengan pencuri tersebut. "Mama sempat berdebat tapi herannya tidak diapa apakan, " kata dia.

Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel turun langsung melakukan penyelidikan di rumah Camat Mapanget yang mengalami pencurian dan anggota keluarganya disekap di Perumahan GPI, Jalan Markisa 1 Nomor 10, Minggu (13/1/2019).
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel turun langsung melakukan penyelidikan di rumah Camat Mapanget yang mengalami pencurian dan anggota keluarganya disekap di Perumahan GPI, Jalan Markisa 1 Nomor 10, Minggu (13/1/2019). (Tribun manado/Arthur Rompis)

Informasi yang dihimpun tribunmanado.co.id, perampok sempat menodong enam penghuni rumah dengan parang.

Baca: 5 Fakta Perampokan Rumah Camat Mapanget di GPI, Berjumlah 4 Orang hingga Sekap Penghuni Rumah

Perampok menggasak jutaan uang tunai, sejumlah sepatu, perhiasan emas kurang lebih senilai Rp 30 juta  hingga 1 unit sepeda motor beat dibawa lari oleh perampok.

Baca: Kapolresta Kombes Pol Benny Bawensel Turun Menyelidiki Perampokan di Rumah Camat Mapanget di GPI

Ronald, seorang warga GPI, khawatir, karena perumahan terbesar di Sulut ini rawan pencurian.

“Perumahan ini sangat besar, tapi pengamanannya kurang. Kami khawatir, mohon pengelola meningkatkan pengamanan,” ujar Ronald. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved