Berita di Manado

Kronologi Pemerkosaan Siswi SMA Tomohon: Pelaku Lakukan Aksinya di Gubuk hingga Bawa Lari Korban

Kronologi kasus Pemerkosaan Siswi SMA Tomohon: Pelaku Lakukan Aksinya di Gubuk hingga Bawa Lari Korban ke Sumompo

Kronologi Pemerkosaan Siswi SMA Tomohon: Pelaku Lakukan Aksinya di Gubuk hingga Bawa Lari Korban
Polres Tomohon
Pelaku Pemerkosaan Siswi SMA Tomohon ditangkap polisi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Team URC Totosik Polres Tomohon menangkap  AT (20) Warga, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang telah merudapaksa gadis di bawah umur, di Kelurahan Sumompo, Kota Manado, pada Jumat (11/1/2019)

Kasus ini dilaporkan Ibu Korban berinisial M, warga Kecamatan Tomohon Utara karena diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap anaknya W (15) siswi SMA.

Setelah memerkosa, korban pun dibawa pelaku ke luar Tomohon sejak 3 Januari hingga akhirnya ditangkap URC Totosik dipimpin Bripka Yanny Watung.

Kronologis pertemuan terduga dan korban berawal dari media Facebook. Keduanya bertemu di depan kios di Kelurahan di Kecamatan Tomohon Utara pada 3 Januari 2019 pukul 22 Wita.

AT kemudian mengajak mengajak korban jalan-jalan menggunakan mobil angkot, dan mengarah ke Tinoor.

Baca: Pala Noldy: Buaya yang Terkam Deysi Dibeli dari Bitung pada 1999

Baca: Sandal Deysi Sebelah di Kandang Buaya, Sebelah di Luar, Ini Dugaan Merry Penyebab Deysi Diterkam

Baca: Ada Buaya di Mapanget, Tim BKSDA Sulut Langsung Beraksi, Butuh Waktu Dua Jam Menangkapnya

Baca: 9 Fakta Kasus Buaya Terkam Deasy Tuwo di Ranowangko: Kronologi, Kondisi Jasad hingga Milik WN Jepang

Ilustrasi pemerkosaan
Ilustrasi pemerkosaan (Internet)

Mobil tersebut ditinggalkan selanjutnya berjalan kaki menuju arah Desa Warembungan Kecamatan Pineleng.

Hasil interogasi polisi, AT mengajak korban untuk mampir digubuk pinggir jalan Raya Manado-Tomohon.

AT pun melancarkan aksi bejatnya kepada korban di tempat duduk gubuk yang berada di sekitar jalan raya tersebut.

Setelah 3 hari melakukan aksinya, AT mengajak korban ke Kota Manado dan tinggal di rumah saudara AT di Kelurahan Sumompo.

AT ditangkap polisi 8 hari pasca-kejadian yakni Jumat 11 Januari 2019 oleh tim URC di Sumompo. AT saat itu bersama korban.

Hasil penyelidikan polisi, AT juga ternyata pernah menghamili seorang wanita saat dia bekerja di Papua. Namun AT melarikan diri dan pulang ke Tomohon

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Sirait mengakui adanya penangkapan terhadap AT atas dugaan kasus pemerkosaan tersebut. "Kami sedang lakukan pemeriksaan," kata  AKBP Raswin Sirait. (*)

Baca: BKSDA Sulut akan Evakuasi Buaya Peliharaan WN Jepang yang Terkam Deasy Tuwo ke Bitung

Baca: Cerita Pemandi Jenazah Deasy Tuwo yang Diterkam Buaya Peliharaan, Begini Kondisi Jasad Korban

Baca: Buaya Penyerang Deysi Bernama Merry, Ini Penjelasan Mantan Pengurus Buaya yang Juga Bernama Merry

Baca: Kronologi Penemuan Jasad Deasy Tuwo yang Diterkam Buaya Peliharaan WN Jepang

Baca: Deasy Tuwo, Wanita yang Diterkam Buaya Peliharaan Dikenal Pendiam tapi Rajin

TONTON JUGA:

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved