Berita Travel

Harga Tiket Penerbangan Domestik Naik, Ancam Arus Pariwisata Lokal

Polemik ini bisa mengancam arus pariwisata dalam negeri yang sedang digalakkan akhir-akhir ini

Harga Tiket Penerbangan Domestik Naik, Ancam Arus Pariwisata Lokal
Iistimewa/AFP / BEN STANSALL
Pesawat bersiap lepas landas dari Bandara Internasional Gatwick di London, pada Jumat (21/12/2018), setelah sempat ditutup akibat teror drone misterius. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah penerbangan rute domestik dikabarkan mengalami kenaikan tarif yang cukup signifikan hingga hari ini (11/1/2019).

Meskipun, tidak melampaui tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Polemik ini cukup ramai diperbincangkan di jagat maya.

Bahkan, petisi yang ditujukan kepada Menteri Pehubungan RI Budi Karya Sumadi pun telah beredar di aplikasi pesan instan.

Dalam keterangan resmi yang diterima KompasTravel, Jumat (11/1/2019), Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) menyatakan bahwa polemik ini merupakan dampak dari permintaan yang masih tinggi usai periode high season akhir tahun.

"INACA memproyeksikan periode peak season Natal dan Tahun Baru 2018/2019 masih akan berlangsung hingga tanggal 14 Januari 2019 mendatang," ujar Sekretaris Jenderal INACA, Tengku Burhanuddin, dalam keterangan resmi.

Baca: Bertemu Jokowi, Agnez Mo Bocorkan Obrolan Mimpinya pada Presiden

Namun, berdasarkan pantauan KompasTravel pada sejumlah situs penjual tiket daring, harga tiket penerbangan di atas tanggal 14 Januari 2019 dari Jakarta ke sejumlah kota besar di Indonesia seperti Pekanbaru, Padang, dan Denpasar masih melambung di atas Rp 1 juta.

Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astidno), Rudiana, melihat polemik ini tak terpisah dari upaya maskapai-maskapai dalam negeri mencapai titik keseimbangan harga.

Di sisi lain, polemik ini bisa mengancam arus pariwisata dalam negeri yang sedang digalakkan akhir-akhir ini.

“Kalau harga (penerbangan domestik, Red.) semua mahal bagaimana dengan rencana pemerintah mempromosikan 10 Bali Baru? Apalagi negara-negara ASEAN ‘kan sekarang borderless, tidak perlu visa. Wisatawan kapan pun mau berangkat, tinggal pergi,” kata Rudiana saat dihubungi KompasTravel via telepon.

Baca: Korprov TePI Sulut : Negatif Campign Halal Dalam kontekstasi Politik Tapi Jangan Hoaks

Rudiana juga menekankan agar maskapai dalam negeri tidak hanya berpikir soal kompetisi sesama maskapai lokal, sebab saingan juga datang dari luar negeri dengan promosinya yang gencar.

Halaman
12
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved