Buaya Terkam Manusia

BKSDA Sulut Tunda Evakuasi Buaya Terkam Deasy

BKSDA Sulut akan mengevakuasi buaya tersebut tapi karena kami harus bersama dengan petugas PPS Tasikoki jadi kami tunda di hari senin minggu depan

BKSDA Sulut Tunda Evakuasi Buaya Terkam  Deasy
Tribun Manado
Warga melihat kolam tempat buaya yang menerkam Deasy Tuwo di Desa Ranowangko, Tombariri, Minahasa, Jumat (11/1/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Pasca persitiwa seekor buaya yang berusia 20 tahun memangsa seorang wanita di Desa Ranowangko jaga tujuh, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, rencananya BKSDA Sulawesi Utara (Sulut) aakan dipindahkan di Pusat Penangkaran Satwa Tasikoki Bitung, Sabtu (12/1/2019).

"Rencananya hari ini pihak BKSDA Sulut akan mengevakuasi buaya tersebut tapi karena kami harus bersama dengan petugas PPS Tasikoki jadi kami tunda di hari senin minggu depan," ungkap Petugas BKSDA Hendrik Rundengan kepada tribunmanado.co.id.

Baca: 7 Fakta terkait Buaya yang Terkam Deasy Tuwo: Namanya, Usia 20 Tahun hingga Milik WN Jepang

Baca: 8 Kasus Manusia Diterkam Buaya yang Menghebohkan, Ada yang Diterkam saat Sedang Buang Air Besar

Hendrik menambahkan dikarenakan dosis dan obat bius yang akan digunakan untuk melumpuhkan buaya hanya ada di PPS Tasikoki jadi pihak BKSDA tetap harus menyesuaikan.

Baca: Ada Buaya di Mapanget, Tim BKSDA Sulut Langsung Beraksi, Butuh Waktu Dua Jam Menangkapnya

"Untuk alat transportasi seperti mobil bermuatan kami juga bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Utara selain itu tetap untuk alasan keamanan kami dibantu pihak kepolisian," lanjutnya.

Peristiwa buaya pemakan manusia yang terjadi pada Jumat 11 Januari kemarin masih sedang dalam proses penyidikan oleh pihak berwajib. (eas)

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Herviansyah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved