Berita di Sulut

DBD Meningkat di Sulut, Ada Warga Gunakan Pengobatan Alternatif dari Daun Pepaya hingga Kaki Anjing

DBD Meningkat di Sulut,Warga Gunakan Pengobatan Alternatif dari Daun Pepaya hingga Kaki Anjing

DBD Meningkat di Sulut, Ada Warga Gunakan Pengobatan Alternatif dari Daun Pepaya hingga Kaki Anjing
TRIBUNMANADO/ARTHUR ROMPIS
Pasien DBD dirawat di RSUP Kandou 

Ada dari Sangihe, Ratahan, Bolmong, Likupang, Minsel hingga wilayah kepulauan di Likupang.

Baca: 9 Fakta Kasus Perkelahian Siswi SMP di Amurang: Video Viral, Pengeroyokan hingga Diamankan Polisi

Demi kesembuhan sang buah hati, mereka rela menempuh perjalanan jauh, lewat lautan, mengalami berbagai kesulitan dan mengeluarkan ongkos tak sedikit.

Markus bercerita sang anak sudah dirawat di rumah sakit setempat, tapi dokter meminta rujuk ke RSUP Prof Kandou Malalayang.

"Saya sempat shock, bagaimana membawanya ke Manado dengan kondisi cuaca buruk serta tak ada ongkos, saya hanya bisa berdoa saja agar ada mujizat, " kata dia.

Dan mujizat benar benar terjadi. Entah bagaimana seorang saudaranya yang dikenal pelit memberi bantuan uang.

Cuaca yang sempat buruk juga mereda. "Di atas kapal, anak saya menangis terus saya hampir putus asa, berdoa dan ternyata Tuhan memberinya kekuatan, " kata dia.

Ana Kalang dari Tompaso Baru Minsel juga susah payah membawa sang anak yang sudah kena DBD ke Manado.

Dirinya sampai berutang demi mendapatkan uang transportasi ke Manado.

"Mau pakai mobil umum tapi takut terlambat, dokter sudah katakan harus cepat ke Manado, terpaksa sewa mobil, " kata dia.

Dia bersyukur karena sang anak mendapatkan perawatan baik di RSUP Prof Kandou.

Roy warga Desa Budo, Minut terpaksa membawa sang anak pakai mobil transportasi umum karena tak ada mobil. 

Sesampai di Manado, seseorang berbaik hati membantunya mencari transportasi online.

"Saya bersyukur pada Tuhan. ia orang tak saya kenal tapi membantu saya, " kata dia.

Ia mengaku tak keberatan dirawat di selasar asalkan anaknya selamat. (art)

Gubernur Sulut Olly Dondokambey
Gubernur Sulut Olly Dondokambey (Tribun manado / Ryo Noor)

Instruksi Gubernur kepada Bupati/Wali Kota se-Sulut

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengeluarkan instruksi gubernur, mengajak para bupati dan walikota se Sulut memberi perhatian khusus melakukan pencegahan dan pengendalian DBD.

"Dengan ini disampaikan kepada para kepala daerah Agar memberi perhatian dan dukungan terhadap pencegahan dan pengendalian DBD," kata dia.

Adanya peningkatan kasus DBD pada tahun 2018 masih berlanjut sampai awal tahun 2019

Pengasapan menggunakan insektisida yang hanya mampu membunuh nyamuk dewasa saja dan dapat membahayakan kondisi kesehatan manusia oleh karenanya tidak dilakukan secara rutin dan bukan strategi utama dalam pencegahan DBD

Lanjut gubernur, lencegahan penyakit DBD bukan melalui fogging tetapi Bagaimana menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan jentik nyamuk lebih muda dan sangat efektif

Gubernur menginstrukskkan untuk mensosialisasikan secara massal dan berkelanjutan langkah-langkah antisipasi

Langkah Antisipasi DBD sesuai instruksi Gubernur Sulut.

1. Melaksanakan gerakan serentak pencegahan dan pengendalian dengan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk menguras menutup mendaur ulang PSN 3M plus secara kontinu setiap minggu di lingkungan rumah sekolah kantor tempat-tempat umum rumah ibadah dan tempat pemakaman atau kubur yaitu

A. menguras atau membersihkan tempat yang bisa menjadi tempat penampungan air seperti bak mandi di ember penampungan air penampungan lemari es tatakan dispenser dan lain-lain

B. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum tong air dan lain-lain

C. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi tempat perkembangbiakan nyamuk penularan DBD.

D. Menabur bubuk larvasida

E. Menggunakan obat nyamuk

F. Menggunakan kelambu saat tidur

G. Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk

H. Menanam tanaman pengusir nyamuk

I. Mengatur cahaya ventilasi rumah

J. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian didalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk

2. Melibatkan setiap kepala keluarga/rumah dalam pemeriksaan, pemantauan, dan pemberantasan jentik nyamuk melalui PSN 3M Plus tersebut.

3. Memantau peningkatan kasus DBD di wilayahnya dan segera melakukan intervensi langsung.

4. Melaporkan kegiatan pelaksanaan pencegahan dan pengendalian DBD kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. (Ryo)

TONTON JUGA:

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved